
Pantau - Kementerian Ekonomi Kreatif menyiapkan kebijakan strategis untuk mendukung pengembangan industri gim nasional guna meningkatkan daya saing di pasar global.
Kebijakan ini disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat subsektor gim yang menunjukkan tren pertumbuhan positif.
Ia mengungkapkan, "Kami terus melakukan diskusi terkait insentif, kajian, dan regulasi untuk memperkuat subsektor gim."
Pemerintah berharap kebijakan tersebut mampu menjawab berbagai kebutuhan industri sekaligus memperkuat ekosistem pengembangan gim lokal.
Teuku Riefky menegaskan, "Harapannya, kebijakan ini dapat menjawab kebutuhan industri sekaligus mendorong pelaku kreatif agar tidak hanya bertahan, tetapi juga bisa tumbuh dan lebih sejahtera."
Tren Positif Industri Gim Nasional
Industri gim nasional mencatat perkembangan signifikan dengan lebih dari 40 gim lokal dirilis dalam satu tahun terakhir.
Menteri Ekonomi Kreatif juga meninjau langsung pengembangan gim lokal saat mengunjungi Gambir Studio di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ia menyoroti potensi besar industri gim lokal untuk berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru di Indonesia.
Salah satu indikatornya terlihat dari peningkatan pengguna gim KuloNiku yang dikembangkan oleh Gambir Studio.
Teuku Riefky menyatakan, "Dalam waktu kurang dari dua minggu sejak peluncuran, gim ini telah menjangkau hampir 60 ribu pengguna. Ini menunjukkan bahwa gim lokal memiliki peluang besar untuk berkembang dan menjadi kekuatan ekonomi baru."
Kolaborasi dan Dukungan Percepat Pertumbuhan
Gambir Studio yang berdiri sejak 2016 telah merilis lebih dari 12 judul gim dengan total unduhan mencapai lebih dari 20 juta kali.
Salah satu produknya adalah KuloNiku: Bowl Up! yang terinspirasi dari kekayaan kuliner khas Indonesia.
Chief Executive Officer Gambir Studio Shafiq Husein menyampaikan bahwa pengembangan gim juga membawa misi budaya yang kuat.
Ia mengatakan, "Kami tidak hanya membuat gim, tetapi juga membawa misi budaya. Ada kolaborasi antara kuliner, animasi, dan gim. Ini membuktikan bahwa ekonomi kreatif tidak bisa berdiri sendiri, tetapi harus tumbuh melalui kolaborasi."
Pengembangan gim KuloNiku juga didukung partisipasi dalam ajang Gamescom 2025 yang membuka peluang kolaborasi dengan penerbit gim global.
Dukungan pemerintah dinilai penting dalam membuka akses dan mempercepat kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan industri gim nasional.
- Penulis :
- Shila Glorya







