HOME  ⁄  Lifestyle

Tren Preloved Kian Diminati, Wirausaha Perempuan Ramai-ramai Masuk Industri Fashion Berkelanjutan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Tren Preloved Kian Diminati, Wirausaha Perempuan Ramai-ramai Masuk Industri Fashion Berkelanjutan
Foto: (Sumber : Irresistible Bazaar yang diadakan di Puri Indah Mall Februari 2026. Instagram @irresistable.bazaar.)

Pantau - Wirausaha perempuan di Indonesia semakin banyak menggeluti industri penjualan barang bekas berkualitas atau preloved seiring meningkatnya kesadaran akan mode berkelanjutan dan peluang ekonomi yang menjanjikan.

Perempuan Dominasi Bisnis Preloved

Pendiri Irresistible Bazaar sekaligus pemilik Ginger Luxthings, Marisa Tumbuan, mengatakan peran perempuan dalam bisnis preloved luxury, fashion, dan kecantikan terus berkembang pesat.

"Ketika saya membangun Irresistible Bazaar pertama kalinya di tahun 2015, cita-cita saya ialah menjadikan ini sebagai tempat para pengusaha perempuan untuk berkumpul, berkarya, saling membantu dan juga berkembang. Bisa dikatakan 80 persen seller yang bergabung di IRRESSBAZAAR adalah perempuan," ungkapnya.

Ia menyebut bazaar yang dibangunnya menjadi wadah bagi perempuan untuk mengembangkan usaha sekaligus memanfaatkan tren barang bekas bermerek yang semakin diminati masyarakat.

Bazaar Jadi Wadah Pengembangan Usaha

Irresistible Bazaar akan digelar selama lima hari mulai 29 April hingga 3 Mei 2026 di Lippo Mall Puri dengan menghadirkan 56 tenant terkurasi.

Komposisi produk yang ditawarkan terdiri dari 70 persen barang preloved bermerek, 20 persen perhiasan, dan 10 persen produk fashion lainnya.

“Tujuan mulianya ialah, agar bagaimana IRRESSBAZAAR bisa memberdayakan sesama perempuan di Indonesia sebagai ekosistem fashion alternatif yang dibangun dari, oleh dan untuk perempuan Indonesia,” katanya.

Bazaar ini diharapkan menjadi alternatif belanja bagi masyarakat sekaligus ruang bagi komunitas pecinta produk bermerek untuk mendapatkan barang asli yang telah dikurasi.

Penulis :
Aditya Yohan