HOME  ⁄  Ekonomi

Perajin Perak Kotagede Bertahan di Tengah Lesunya Ekspor dan Lonjakan Harga Bahan Baku

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Perajin Perak Kotagede Bertahan di Tengah Lesunya Ekspor dan Lonjakan Harga Bahan Baku
Foto: (Sumber : Foto yang diabadikan pada 25 April 2026 ini menunjukkan seorang perajin membuat cincin berbahan perak di sebuah pusat industri perak di Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/Xinhua/Agung Supriyanto.)

Pantau - Perajin perak di kawasan Kotagede, Kota Yogyakarta, tetap bertahan memproduksi kerajinan meski menghadapi penurunan permintaan ekspor dan kenaikan harga bahan baku dalam beberapa bulan terakhir.

Dampak Geopolitik dan Harga Bahan Baku

Lesunya permintaan ekspor kerajinan perak dari sejumlah negara dipengaruhi situasi geopolitik global yang berdampak pada pasar internasional.

Kondisi tersebut turut memicu kenaikan harga bahan baku perak secara signifikan sehingga memengaruhi biaya produksi para perajin.

Kenaikan harga jual produk pun tidak terhindarkan dan berdampak pada menurunnya daya beli konsumen baik di pasar ekspor maupun domestik.

Perajin Tetap Bertahan Produksi

Meski menghadapi tekanan biaya dan pasar, para perajin di Kotagede tetap melanjutkan produksi berbagai kerajinan seperti cincin dan miniatur berbahan perak.

Aktivitas produksi masih terlihat di sejumlah pusat industri perak dengan perajin yang terus menjaga kualitas dan detail produk.

Upaya bertahan ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus mempertahankan identitas Kotagede sebagai sentra kerajinan perak di Indonesia.

Penulis :
Ahmad Yusuf