
Pantau - Perajin perak di kawasan Kotagede, Kota Yogyakarta, tetap bertahan memproduksi kerajinan meski menghadapi penurunan permintaan ekspor dan kenaikan harga bahan baku dalam beberapa bulan terakhir.
Dampak Geopolitik dan Harga Bahan Baku
Lesunya permintaan ekspor kerajinan perak dari sejumlah negara dipengaruhi situasi geopolitik global yang berdampak pada pasar internasional.
Kondisi tersebut turut memicu kenaikan harga bahan baku perak secara signifikan sehingga memengaruhi biaya produksi para perajin.
Kenaikan harga jual produk pun tidak terhindarkan dan berdampak pada menurunnya daya beli konsumen baik di pasar ekspor maupun domestik.
Perajin Tetap Bertahan Produksi
Meski menghadapi tekanan biaya dan pasar, para perajin di Kotagede tetap melanjutkan produksi berbagai kerajinan seperti cincin dan miniatur berbahan perak.
Aktivitas produksi masih terlihat di sejumlah pusat industri perak dengan perajin yang terus menjaga kualitas dan detail produk.
Upaya bertahan ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus mempertahankan identitas Kotagede sebagai sentra kerajinan perak di Indonesia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







