HOME  ⁄  Nasional

Mendagri Tito Karnavian Tinjau Progres Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Barat Daya yang Sudah Rampung 100 Persen

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Mendagri Tito Karnavian Tinjau Progres Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Barat Daya yang Sudah Rampung 100 Persen
Foto: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung progres terkini pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan (KPP) Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Barat Daya (sumber: Kemendagri)

Pantau - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung progres pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Barat Daya dalam agenda kerja resminya di wilayah tersebut.

Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari evaluasi perkembangan infrastruktur pemerintahan di Papua Barat Daya.

Dalam kegiatan tersebut, Mendagri didampingi Elisa Kambu bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta pimpinan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua.

Progres Infrastruktur Capai 100 Persen

Mendagri menerima laporan dari Corneles Sagrim terkait perkembangan pembangunan kawasan pusat pemerintahan.

Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa pembangunan Gedung Kantor Gubernur Papua Barat Daya telah mencapai 100 persen.

Selain itu, pembangunan Kantor DPR Papua Barat Daya dan Majelis Rakyat Papua Barat Daya juga telah mencapai 100 persen.

Corneles Sagrim menyampaikan bahwa "Pekerjaan kick-off pekerjaan pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan DOB Papua Barat Daya sudah dimulai pada bulan September 2024 ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking oleh Wakil Presiden ke-13 Bapak Ma'ruf Amin", ungkapnya.

Groundbreaking pembangunan kawasan tersebut dilakukan oleh Ma'ruf Amin pada September 2024.

Mendagri Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Gedung

Selain menerima laporan, Mendagri juga melakukan dialog langsung guna memastikan percepatan pembangunan berjalan optimal.

Mendagri memberikan apresiasi atas progres cepat pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.

Ia menegaskan bahwa gedung yang telah selesai sebaiknya segera difungsikan untuk mendukung optimalisasi pemerintahan.

Mendagri menyampaikan bahwa "Kalau seandainya terlalu lama menunggu yang lain juga dipakai, maka takutnya nanti rusak. Tapi kalau [gedung telah dapat] dipakai, di situ ada orang, itu paling tidak bersih-bersih, paling tidak begitu", ujarnya.

Penggunaan gedung dinilai penting agar fasilitas tetap terawat dan tidak mengalami kerusakan akibat tidak digunakan.

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda kerja Mendagri di Papua Barat Daya.

Dalam kunjungan tersebut, Mendagri juga dijadwalkan meninjau program perumahan rakyat bersama Maruarar Sirait.

Penulis :
Arian Mesa