HOME  ⁄  Nasional

Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Bahlil Minta Publik Tunggu Keputusan Presiden Prabowo

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Bahlil Minta Publik Tunggu Keputusan Presiden Prabowo
Foto: (Sumber : Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/4/2026). (ANTARA/Fathur Rochman).)

Pantau - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menanggapi isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto dengan meminta publik menunggu kepastian resmi dari Presiden.

Respons Istana Terkait Isu Reshuffle

Bahlil menyampaikan pernyataan tersebut usai bertemu Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

"Ya nanti kita lihat saja," ujarnya.

Ia juga menegaskan tidak semua pembahasan antara dirinya dengan Presiden perlu disampaikan ke publik.

"Ada semuanya harus disampaikan, ada semuanya yang tidak perlu disampaikan ya," katanya.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyebut perombakan kabinet merupakan hak prerogatif Presiden.

"Itu semua prerogatif Presiden," kata Qodari.

Ia meminta masyarakat menunggu keputusan resmi terkait isu yang beredar.

"Kita tunggu saja perkembangan dari Bapak Presiden ya," ucapnya.

Riwayat Reshuffle Kabinet Prabowo

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga meminta publik bersabar terkait kabar reshuffle yang mencuat.

"Tunggu saja," katanya.

Sepanjang masa pemerintahannya, Presiden Prabowo telah melakukan empat kali reshuffle Kabinet Merah Putih sejak Februari hingga Oktober 2025.

Perombakan tersebut mencakup sejumlah posisi strategis, mulai dari menteri, wakil menteri, hingga kepala lembaga negara.

Sejumlah nama yang pernah dilantik antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, serta Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.

Selain itu, Presiden juga melakukan perubahan di berbagai lembaga seperti BPKP, BPS, BSSN, hingga Lembaga Penjamin Simpanan.

Publik kini menunggu kepastian apakah reshuffle kembali dilakukan dalam waktu dekat seiring beredarnya kabar pelantikan sejumlah pejabat baru.

Penulis :
Aditya Yohan