Forgot Password Register

Serangan Udara Israel Tewaskan Pejuang Hamas, Jalur Gaza Kembali Bergejolak

 Kondisi memanas di Jalur Gaza. (Foto: Reuters/Ibraheem Abu Mustafa) Kondisi memanas di Jalur Gaza. (Foto: Reuters/Ibraheem Abu Mustafa)

Pantau.com - Serangan udara Israel menewaskan seorang pria bersenjata dari kelompok Hamas dan melukai satu orang lain pada Kamis (12/4/2018). Akibatnya, kondisi di perbatasan Jalur Gaza semakin panas.

Israel mengatakan serangan itu dilancarkan sebagai tanggapan atas serangan bom terhadap kendaraan militer di perbatasan Gaza pada Rabu 11 April. Beruntung tak ada korban jiwa atas serangan itu. 

yang tanpa korban. Ketika kelompok bersenjata menembak ke pesawat, mereka ditembaki, kata militer Israel.

Baca juga: 20.000 Warga Palestina Demonstrasi di Sepanjang Jalur Gaza

Kedua pihak bersiap untuk unjuk rasa Palestina di perbatasan Gaza pada Jumat dalam putaran ketiga unjuk rasa mingguan, yang dijadwalkan mencapai puncak pada pertengahan Mei, peringatan ke-70 pendirian Israel, yang diratapi warga Palestina.

Militer Israel menembak mati 30 pengunjuk rasa Palestina, yang menimbulkan kecaman dunia.

Israel menganggap unjuk rasa, yang kadang-kadang menjadi kekerasan, adalah upaya Hamas, kelompok garis pengendali Gaza, untuk memicu permusuhan Palestina ke arah Israel dan memberikan perlindungan untuk kemungkinan serangan di pagar perbatasan.

Baca juga: Israel Sesumbar Bakal Tembak Mati Demonstran Palestina Jika Dekati Pagar Perbatasan Gaza

Sebelumnya Pantau.com beritakan, sekitar 20.000 warga Palestina berdemonstrasi di lima lokasi di sepanjang perbatasan Jalur Gaza-Israel. Aksi demo tersebut merupakan aksi protes yang rencananya akan digelar selama enam pekan, hingga 15 Mei mendatang.

Demo itu oleh rakyat Palestina disebut sebagai 'Nakba' atau 'Bencana', ketika tahun 1948 lalu, sekitar 700.000 warga Palestina diusir atau mengungsi akibat perang yang mendorong berdirinya negara Israel.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More