Aplikasi Rukun Aplikasi Rukun
Pantau Flash
Kunjungi Tasta Tabanan Wildlife Park, Bamsoet Dukung Konservasi Flora Fauna
Ganggu Dominasi Duterte, Manny Pacquiao Akan Maju sebagai Capres Filipina
Deklarasikan Dukungan di Pilpres 2024, Sahabat Ganjar Siap Tempur di 17 Negara
Update COVID-19 Indonesia 19 September 2021, Kasus Aktif Turun 4.097, Sembuh Bertambah 6.186 Orang
Alhamdulillah Kabar Baik Lagi, Sebanyak 1.140.750 Dosis Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia

Sherly Lembono, Mama Muda yang Rajin Donor ASI

Sherly Lembono, Mama Muda yang Rajin Donor ASI Sherly Lembono (Foto: Instagram)

Pantau.com - Seorang mama muda warga Kota Surabaya, Sherly Lembono mempunyai kebiasaan dengan rajin mendonorkan air susu ibu (ASI)-nya di Panti Asuhan Pondok Hayat, Kota Pahlawan, Jawa Timur.

"Kalau donor ASI aku sudah mulai tahun lalu. Waktu anak saya lahiran 2019, setahun kemudian, tepatnya Januari 2020, saya mulai donor ASI," kata Sherly kepada wartawan di Surabaya, Selasa.

Mama muda kelahiran 14 Oktober 1994 ini melakukan donor ASI, setelah anaknya yang berusia 1,5 tahun sudah tak mengkonsumsi ASI darinya. Sehingga, ia membagikan hasil ASI yang sudah ia pompa.

Baca juga: Awas! Getaran Mesin Motor Bisa Merusak Kamera iPhone

Mama muda yang hobi memasak kue ini, mampu mendonorkan ASI-nya hingga mencapai 400 pics, hingga mencapai boks-boksan. Bahkan dirinya juga mengajak perempuan lainnya untuk melakukan hal yang serupa.

Sherly juga memberikan motivasi kepada ibu hamil yang berlebih ASI-nya untuk menyumbangkan ASI-nya ke panti asuhan Pondok Hayat Surabaya.

"Saya juga menyarankan kepada mereka untuk open direct message (membuka pesan) di Instagram, donor dimana?. Mereka juga bisa tanya langsung melalui instagram saya @sherlylembono," katanya.

Di sini, Sherly juga memberikan tips bagaimana supaya ASI-nya banyak, cara simpan ASI, kelola ASI, dan tanya mitos dan fakta tentang ASI. "Jadi sering berbagi dan kayak banyak orang yang tanya-tanya," ujarnya.

Selain itu, lemari pendingin untuk penyimpanan ASI bisa dikatakan khusus karena jika menggunakan lemari dingin biasa, maka ASI hanya bertahan cuma enam bulan saja. Umum simpannya di lemari pendingin hanya satu tahun, dan kalau lemari pendingin yang biasa maksimal bisa menyimpan hingga enam bulan.

"Tapi hanya sampai satu bulan saja lemari pendingin ku sudah penuh dengan ASI. Akhirnya saya inisiatif tanya-tanya dan cari info dan ternyata bisa sumbang ASI ke panti asuhan Pondok Hayat Surabaya," katanya.

Sementara itu, Sherly juga menyarankan pada mama-mama muda lainnya, untuk melakukan pumping pada waktu Subuh. Karena pada saat subuh, ASI cukup melimpah. Terlebih lagi, saat pertama-tama seorang ibu menyusui, sehingga para ibu tak akan takut kehabisan stok ASI untuk putra-putri mereka.

Sherly sendiri melakukan pumping ASI-nya sebanyak 12 kali dalam sehari, sehingga anaknya tak kekurangan stok. Bahkan produksi ASI-nya cukup melimpah.

Saat terlalu banyaknya produksi ASI, dan terlebih lagi anaknya saat usia 6 Bulan sudah mengkonsumsi makanan, sehingga stoknya berlebihan. Di sanalah ide untuk menyumbangkan ASI ke Panti Asuhan tercipta.

Tim Pantau
Editor
Gilang
Penulis
Gilang

Berita Terkait: