Pantau Flash
Layanan SIM Keliling di Jakarta Tetap Buka, Ini Lokasinya
Dua Truk Saling Hantam di Depan Balai Kartini, Ada Korban Tewas
Fadli Zon Ujug-ujug Nyanyi Lagu Sunda, Sindir Pejabat Haus Kuasa
Ditlantas Polda Bantah Berikan Pelat Polri untuk Arteria Dahlan
Kapolrestabes Medan Tidak Terbukti Terima Suap dari Istri Bandar Narkoba

Puan: Harga Minyak Indonesia Rp20.000, Malaysia Rp8.500

Puan: Harga Minyak Indonesia Rp20.000, Malaysia Rp8.500 Ketua DPR RI Puan Maharani (Foto: Dok Net/Istimewa)

Pantau.com - Puan Maharani Ketua DPR RI, menyentil pemerintah untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok yang saat ini makin melabung tinggi.

Puan Maharani menyoroti harga minyak goreng, menurut puan harga yang saat ini ada dimasyarakat sangatlah tinggi. Masyarakat akan merasa terbebani apalagi dimasa pandemi Covid-19, yang banyak menyulitkan sebagian besar masyarakat Indonesia.

Puan bahkan mencontohkan saat ini negara Malaysia, mampu memberikan subsidi minyak goreng untuk warganya dan menetapkan harga minyak goreng bersubsidi senilai RM 2,5 atau sekitar Rp 8.500 per kilogram untuk kemasan sederhana.

Sedangkan di Indonesia saat ini, harga minyak goreng di pasaran masih sekitar Rp 20.000 per liter.

Baca Juga : Dugaan Praktik Kartelisasi Minyak Goreng

“Kebutuhan pokok seperti telur, bawang, dan cabai harganya belum kembali stabil sejak akhir tahun lalu. Bahkan minyak goreng pun juga masih mahal meski pemerintah sudah memberi acuan harga Rp14.000 per liter,” jelas Puan, dikutip dari laman resmi DPR RI, Minggu (9/1/2022).  

Politisi PDI Perjuangan dan anak dari Megawati Soekarno Putri, mengingatkan Presiden Joko Widodo. Meminta jajarannya untuk mengendalikan harga bahan pokok, yang masih mahal meski sudah memasuki minggu kedua awal tahun 2022.

“Kementerian terkait dan Pemerintah Daerah (Pemda) perlu cepat bergerak merealisasikan arahan dari Bapak Presiden. Segera kendalikan harga kebutuhan pokok agar dapat mengurangi beban rakyat,” kata Puan.  

Puan meminta pemerintah untuk menyalurkan minyak goreng murah bersubsidi dengan merata. Saat ini harga minyak goreng di pasaran masih berkisar Rp20.000 per liternya.

Para pedagang di pasar tradisional juga masih mendapatkan harga yang tinggi dari agen, sehingga tidak bisa menjual dengan harga murah kepada pembeli.

“Penyaluran minyak murah bersubsidi juga harus merata di seluruh daerah sehingga dapat dirasakan oleh rakyat,” kata Puan.

Puan mengingatkan kepada pemerintah untuk menyiapkan petunjuk teknis, agar pemerintah daerah (pemda) mengikuti instruksi mengenai penyaluran subsidi minyak goreng murah.

Sehingga masyarakat bisa terbantu dengan adanya perubahan harga, dan tidak lagi terbebani oleh harga minyak goreng yang sangat mahal.

Tim Pantau
Editor
trias
Penulis
trias

Berita Terkait: