Aplikasi Rukun Aplikasi Rukun
Pantau Flash
ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Ledakan di Afghanistan Timur
Kunjungi Tasta Tabanan Wildlife Park, Bamsoet Dukung Konservasi Flora Fauna
Ganggu Dominasi Duterte, Manny Pacquiao Akan Maju sebagai Capres Filipina
Deklarasikan Dukungan di Pilpres 2024, Sahabat Ganjar Siap Tempur di 17 Negara
Update COVID-19 Indonesia 19 September 2021, Kasus Aktif Turun 4.097, Sembuh Bertambah 6.186 Orang

Kesehatan Menurun, Phil Collins Tak Lagi Bisa Bermain Drum

Kesehatan Menurun, Phil Collins Tak Lagi Bisa Bermain Drum Phil Collins (Foto: YouTube)

Pantau.com Musisi Inggris Phil Collins sudah kesulitan memegang stik drum karena kesehatan yang menurun hingga dia terpaksa harus duduk saat tampil untuk bernyanyi.

Penggebuk drum 70 tahun yang juga aktif sebagai penyanyi mengatakan kepada BBC dalam wawancara video yang tayang Kamis waktu setempat bahwa dia merasa frustrasi menghadapi tantangan ini. Dia menjalani operasi punggung pada 2009 dan 2015 dan itu mempengaruhi sarafnya, dia juga mengidap diabetes.

"Saya sedikit kesulitan secara fisik, sangat frustrasi karena saya senang manggung," kata Collins dalam wawancara video untuk mempromosikan tur dari band rock Genesis.

"Saya hampir tidak bisa memegang stik (drum) dengan tangan ini, jadi ada hal-hal seputar fisik yang jadi kendala," katanya.

Belum jelas kapan wawancara itu berlangsung. Perwakilan Collins belum angkat bicara mengenai wawancara itu, membuat warganet mengutarakan kekhawatiran mereka di media sosial.

Pemenang Grammy delapan kali ini mengatakan putranya Nic akan bermain drum di tur tahun ini, tur pertama Genesis di Amerika Utara dalam 14 tahun.

Phil Collins sukses bersolo karier pada 1980-an dan 1990-an dengan lagu "In the Air Tonight" dan "One More Night", kemudian dia mengumumkan pensiun pada 2011, tapi kembali lagi ke panggung pada 2017 untuk acara "Not Yet Dead".

Dalam wawancara BBC, Collins mendeskripsikan tur Genesis mendatang sebagai akhir perjalanan band tersebut.

"Saya kira, ini untuk saya saja, saya tidak tahu apakah saya mau tur lagi kelak."

Tim Pantau
Editor
Gilang
Penulis
Gilang