Pantau Flash
Ganjar-Prabowo-RK Jadi Capres 2024 Unggulan Versi Survei Indometer
Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Terus Meningkat
2 Pemudik Asal Tangerang Lolos ke Solo, Ternyata Dinyatakan Positif COVID-19
KPK Bicara Tudingan Soal-soal Janggal TWK: Semua Disusun BKN
Ketahuan Bawa 7 Pemudik, Mobil Ambulans Dicegat di Gerbang Tol Cikarang

Ini Syarat Bagi Ibu Menyusui Jika Ingin Melaksanakan Ibadah Puasa

Ini Syarat Bagi Ibu Menyusui Jika Ingin Melaksanakan Ibadah Puasa Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Bagi para ibu menyusui (busui) yang hendak menjalankan ibadah puasa sebaiknya sangat memperhatikan asupan makanan dengan baik saat berbuka dan sahur.

"Ibu menyusui, apalagi jika bayi yang disusui sudah besar misalnya usia lima sampai delapan bulan, itu sebenarnya butuh banyak ASI. Maka ibu menyusui harus sangat memperhatikan asupan makanan dan minuman," kata dokter spesialis gizi klinis, Dr dr Luciana B Sutanto MS SpGK dalam siaran Instagram Ramadan Series "Happy at Home with Hometown".

Baca juga: Cara Efektif Turunkan Berat Badan Sambil Puasa Ramadhan

Dokter Luciana menganjurkan agar produksi ASI tetap terpenuhi, ibu menyusui membutuhkan lebih dari kebutuhan asupan air putih delapan gelas air putih sehari.

"Idealnya habis menyusui minum segelas, itu di luar jadwal makan sehari tiga kali dan selingan makan sehari dua sampai tiga kali ya. Jadi ibu menyusui setiap habis makan wajib minum segelas, sehabis nyemil wajib minum segelas," kata President of Indonesian Nutrition Association (INA) tersebut.

Hal tersebut tentu sulit dilakukan saat ibu menyusui menjalankan ibadah puasa, maka disarankan untuk memerah ASI saat malam hari.

"ASI perah segar bisa diberikan keesokan harinya kepada buah hati," kata dr Luciana.

Disarankan, ibu menyusui makan sesuai dengan panduan isi piringku yakni porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring terdiri dari 50 persen buah dan sayur, 50 persen sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein.

"Kalau sudah memenuhi itu sebetulnya sudah cukup. Segelas susu bisa jadi tambahan pelengkap," kata dia.

Baca juga: Hati-Hati, 5 Menu Makanan Sahur Ini Bisa Picu Bau Mulut

Dr Luciana juga mengingatkan agar selama puasa Ramadhan tetap menjalankan hidup aktif dengan berolahraga. "Dianjurkan berolahraga aerobik seperti jalan kaki santai jelang puasa. Kalau mau yang high intensity bisa dilakukan setelah berbuka."

Hometown Dairy meluncurkan "Happy with Hometown Ramadan Series", sebuah diskusi daring yang membahas kebaikan susu Hometown Dairy bersama para ahli yang akan digelar setiap Sabtu sepanjang bulan Ramadhan.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: