Pantau Flash
Layanan SIM Keliling di Jakarta Tetap Buka, Ini Lokasinya
Dua Truk Saling Hantam di Depan Balai Kartini, Ada Korban Tewas
Fadli Zon Ujug-ujug Nyanyi Lagu Sunda, Sindir Pejabat Haus Kuasa
Ditlantas Polda Bantah Berikan Pelat Polri untuk Arteria Dahlan
Kapolrestabes Medan Tidak Terbukti Terima Suap dari Istri Bandar Narkoba

'Gerbang Neraka' di Turkmenistan Segera Ditutup

Headline
'Gerbang Neraka' di Turkmenistan Segera Ditutup 'Gerbang Neraka'di Turkmenistan - istimewa

Pantau.com - Lubang seluas 230 kaki atau yang akrab di dengar telinga 'Gerbang Neraka' di Turkmenistan akan ditutup.

Presiden Gurbanguly Berdymukhamedov telah memerintahkan untuk menutup kawasan yang selama 50 tahun telah menjadi objek wisata tersebut.

Berdymukhamedov menjelaskan, Gerbang Neraka ini memiliki banyak efek negatif. Diantaranya risiko kesehatan orang-orang yang tinggal di sekitar kawah, pemborosan sumber daya gas alam yang berharga, dan kerusakan lingkungan.

Gas alam adalah salah satu sumber pendapatan utama negara Asia Tengah itu.

Selain sudah menyala sejak lama, suhu dalam kawah ini juga mencapai 1000° celcius.

Sebagi informasi, 'Hell Gate' itu terjadi dalam sebuah insiden pada tahun 1950-an saat Uni Soviet memulai eksplorasi gas di Turkmenistan.

Rig pengeboran gas Soviet secara tidak sengaja menabrak gua gas alam bawah tanah yang besar pada awal tahun 1971. Kejadian ini menyebabkan tanah runtuh dan seluruh rig pengeboran jatuh menciptakan kawah raksasa.

Menyadari gas tersebut sudah bocor,  Soviet memutuskan untuk membakar lubang itu. Mereka menyangka bahwa kawah akan terbakar selama maksimal sembilan bulan.

Sejak saat itu api terus menyala hingga kini. Tidak diketahui sampai kapan api itu akan bertahan.
Tim Pantau
Editor
Fadyl
Penulis
Tim Pantau.com