Aplikasi Rukun Aplikasi Rukun
Pantau Flash
Kunjungi Tasta Tabanan Wildlife Park, Bamsoet Dukung Konservasi Flora Fauna
Ganggu Dominasi Duterte, Manny Pacquiao Akan Maju sebagai Capres Filipina
Deklarasikan Dukungan di Pilpres 2024, Sahabat Ganjar Siap Tempur di 17 Negara
Update COVID-19 Indonesia 19 September 2021, Kasus Aktif Turun 4.097, Sembuh Bertambah 6.186 Orang
Alhamdulillah Kabar Baik Lagi, Sebanyak 1.140.750 Dosis Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia

Andalkan Bahan Herbal, Ini Cara Atasi Batuk dengan Aman Pada Masa Pandemi

Headline
Andalkan Bahan Herbal, Ini Cara Atasi Batuk dengan Aman Pada Masa Pandemi Ilustrasi batuk (Foto: Canva Premium)

Pantau.com - Jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah Air masih terus bertambah. Pelaksanaan PPKM di sejumlah daerah masih belum sepenuhnya efektif, begitu juga program herd immunity yang tak mudah dijalankan. Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk bisa menekan pertambahan kasus baru Covid-19, seperti dengan memperluas distribusi vaksin.

Melonjaknya kasus Covid-19 hampir di seluruh wilayah Indonesia tak terlepas dari menyebarnya varian baru seperti varian Delta dan Delta Plus. Varian Delta Plus ini hanya sedikit berbeda dari varian Delta yang lebih menular dan diperkirakan menyebabkan lebih banyak rawat inap daripada jenis sebelumnya. Ada beberapa gejala seseorang kemungkinan terpapar varian Delta Plus, diantaranya yakni batuk kering, kelelahan, atau demam pada umumnya atau bisa juga sesak nafas. Ketahui lebih banyak informasi terkait penyebaran Covid-19.

Kenali pula sejak dini gejala yang pada umumnya dirasakan oleh seseorang yang terpapar Covid-19. Selain anosmia, pusing, dan demam, batuk juga merupakan gejala awal yang biasanya dirasakan oleh seseorang yang terapapar Covid-19. Terkait gejala batuk yang disebabkan virus Covid-19, sulit untuk membedakan dengan batuk biasa. 

Baca juga: Kenali Jenis Batuk di Tengah Pandemi, dan Cara Mengatasinya

Batuk sendiri bukanlah penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit. Selain itu, batuk juga bisa disebabkan oleh alergi atau gangguan lambung. Batuk merupakan salah satu mekanisme tubuh untuk membersihkan paru-paru dari mikroorganisme, lendir, dan benda asing. 

Melalui batuk, tubuh dapat mengeluarkan bakteri yang mengganggu pernapasan. Maka dari itu, saat sistem pernapasan terinfeksi virus atau bakteri, tubuh akan memproduksi dahak untuk mengeluarkan mikroorganisme tersebut, dengan mekanisme batuk.

Tentunya batuk yang terus-menerus dapat mengganggu aktivitas kita dan juga dapat mengganggu orang lain disekitar kita. Ada cara Herbal yang dipercaya dan terbukti ampuh oleh Masyarakat Indonesia dalam mengatasi batuk, karena Indonesia sangat kaya akan tanaman herbal yang  berkhasiat untuk Kesehatan. Selain itu mengonsumsi obat berbahan herbal tentu juga lebih aman.  

Jika batuk menyerang, segera konsumsi OB Herbal, karena OB Herbal merupakan satu-satunya obat batuk herbal yang sudah terstandar atau OHT (Obat Herbal Terstandar), yang artinya OB Herbal sudah teruji dan terbukti secara ilmiah khasiat dan keamanannya. 

OB Herbal diformulasikan khusus dengan kandungan 100 persen Herbal alami, seperti ekstrak jahe, kencur, timi, jeruk nipis, biji pala, dan daun mint, tidak menyebabkan kantuk, serta tidak mengandung alkohol sehingga lebih aman dikonsumsi dan efektif untuk meredakan batuk dan melegakan tenggorokan. Selain itu, OB Herbal sudah tersertifikasi halal oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).


Untuk diketahui, Jahe, dengan kandungan zat-zat aktif dalam minyak atsiri, antara lain : shogaol, gingerol, zingeron dan zat-zat antioksidan alami lainnya memiliki khasiat antitusif yang cukup tinggi serta efektif meredakan batuk. Rimpang jahe juga mampu menghambat sintesis sitokin pro-inflamasi seperti IL-1, TNF-α, dan IL-8, sehingaa efektif meredakan radang pada tenggorokan/saluran pernafasan. Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh National Center for Biotechnology information, disebutkan kalau Jahe memberikan efek antioksidan, antiperadangan terhadap tubuh. 

Sementara Jeruk Nipis adalah salah satu herbal yang banyak mengandung vitamin C, dimana sebagai obat herbal alami, jeruk nipis berkhasiat untuk meredakan batuk, peluruh dahak (mukolotik). Dalam sebuah studi di African Journal of Tradisional diketahui bahwa Jeruk Nipis mengandung berbagai zat antimikroba yang bisa membantu proses pemulihan tubuh dari infeksi kuman penyakit. Oleh karena itu, jeruk nipis selain bisa meredakan batuk, gejala lain yang menyertai batuk seperti, demam dan gatal di tenggorokan juga dapat dihilangkan dengan jeruk nipis.

Berdasarkan buku berjudul Memanfaatkan Bumbu Dapur Untuk Mengatasi Aneka Penyakit, kencur bersifat ekspektoran yang artinya menyembuhkan batuk dan mengeluarkan dahak. Kencur mengandung sineol, paraeumarin, asam anisic, gom, pati, dan mineral.

Baca juga: Andalkan Bahan Herbal, Begini Cara Atasi Batuk dengan Aman dan Halal

Dalam European Respiratory Journal tahun 2013, yang melibatkan partisipan yang sedang batuk, daun Timi mampu meredakan batuk dengan bekerja pada reseptor lidah, mulut, tenggorokan, dan saluran hidung. Daun Timi diketahui mengandung minyak atsiri (thymol dan carvacol) serta flavon polimetoksi. Thymol dalam Timi berfungsi sebagai ekspektoran (mencairkan dahak) dan carvacol sebagai anti bakteri penyebab batuk, sedangkan flavon polimetoksi sebagai anti tusif (penekan batuk), sehingga pada tanaman ini sekurang-kurangnya ada 3 komponen aktif yang saling mendukung dalam meredakan batuk. 

Dikutip dari Pharmeasy, daun mint juga bisa dimanfaatkan sebagai obat batuk kering. Mentol yang terkandung dalam daun mint efektif mengatasi penyumbatan dan membuat sistem saraf di bagian tenggorokan mati rasa. Dengan begitu, batuk pun bisa sembuh.

Dilansir dari Mind Body Mastered, biji pala dapat pula diracik untuk melegakan tenggorokan dan hidung. Senyawa kimia dalam minyak pala terbukti dapat membantu mengencerkan lendir yang tersumbat di hidung dan tenggorokan.

Dalam makalah yang dipublikasikan dalam British Medical Journal, para peneliti menyimpulkan bahwa Madu lebih efektif daripada ekspetoran, obat penekan batuk dan antihistamin.

Untuk anak-anak usia 6-12 tahun, tersedia OB Herbal Junior. Selain, mengandung beragam Herbal yang efektif untuk mengatasi batuk, OB Herbal Junior juga dilengkapi dengan meniran dan madu yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak saat batuk.

Sama seperti OB Herbal yang untuk dewasa, OB Herbal Junior juga diformulasikan khusus untuk mengatasi batuk berdahak maupun batuk kering, tidak mengandung alkohol, dan tidak menyebabkan kantuk sehingga aman dikonsumsi serta tidak mengganggu aktivitas anak.

Yuk segera sedia OB Herbal dan OB Herbal Junior untuk atasi batuk keluarga Anda. OB Herbal bisa Anda dapatkan di Indomaret, Alfamart, Century, Watson dan Apotek serta Toko Obat terdekat. Juga bisa didapatkan secara online di Deltomed Store (Official) yang tersedia di berbagai e-commerce, seperti Tokopedia, Shopee, Blibli, LazadaBukalapak dan JD.ID

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengikuti Instagram OB Herbal dengan klik di sini.


Tim Pantau
Editor
Gilang
Penulis
Gilang

Berita Terkait: