Aplikasi Rukun Aplikasi Rukun
Pantau Flash
ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Ledakan di Afghanistan Timur
Kunjungi Tasta Tabanan Wildlife Park, Bamsoet Dukung Konservasi Flora Fauna
Ganggu Dominasi Duterte, Manny Pacquiao Akan Maju sebagai Capres Filipina
Deklarasikan Dukungan di Pilpres 2024, Sahabat Ganjar Siap Tempur di 17 Negara
Update COVID-19 Indonesia 19 September 2021, Kasus Aktif Turun 4.097, Sembuh Bertambah 6.186 Orang

Kuipers Mengaku Nyaman Main di Persib

Kuipers Mengaku Nyaman Main di Persib Nick Kuipers (Foto: PERSIB.co.id/Barly Isham)

Pantau.com - Belum ada kepastian kompetisi tak membuat Nick Kuipers berpikir meninggalkan Persib Bandung. Bek tengah asal Belanda tersebut mengaku sudah terlanjur nyaman bermain bersama Pangeran Biru.

Bahkan, pemain bernomor punggung 2 ini mengaku menolak tawaran dari klub lain dalam situasi sulit ini. Kuipers tetap memilih tinggal di Bandung sambil menunggu kabar baik tentang kompetisi musim ini.

"Saya mendapat beberapa tawaran dari beberapa klub. Tapi saya ingin bermain untuk Persib. Saya tetap berada di sini karena berharap ini (kompetisi) bisa dimulai secepatnya," kata Nick.

Selain itu, Kuipers juga menghormati masa kontraknya dengan Persib. Ia masih terikat kontrak untuk musim kompetisi 2021.

"Saya mempunyai kontrak dan saya benar-benar sangat suka bermain untuk Persib. Jadi saya harap kami bisa memulai (liga) sekarang dan tidak perlu mengambil langkah untuk pergi," ucapnya. 

Ia berharap kompetisi segera bergulir sehingga tak perlu mencari klub baru. Bahkan, ia ikut mengampanyekan tagar #KamiSiapMain bersama pesepakbola Indonesia lainnya.

Menurut Kuipers, tak ada kompetisi dengan waktu yang lama tidak baik bagi sepakbola Indonesia. Padahal, kompetisi dapat digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti di Piala Menpora lalu.

"Saya tidak sabar untuk memulai lagi (kompetisi). Sangat buruk bagi Indonesia jika liganya tidak kunjung dimulai. Mereka harus memulainya segera. Kami sudah bisa bermain di liga dengan sistem yang aman dan sehat (karena protokol kesehatan). Itu bisa dilihat di turnamen (Piala Menpora)," ucapnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan N
Penulis
Adryan N

Berita Terkait: