Pantau Flash
Relawan Deklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024, Dinilai Berhasil Tangani Ibu Kota
Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncangkan Sarmi Papua
Jokowi Minta Kepala Daerah Cek Langsung Prokes Belajar Tatap Muka
Sentil Kepala Daerah, Jokowi: Kita Senangnya Latah, Sawit Ramai Semua Tanam Sawit
DKI Turun Level PPKM, Anies Bolehkan Anak di Bawah 12 Tahun ke Tempat Wisata

Dampak Buruk Olahraga Berlebihan Bagi Tubuh Menurut Para Ahli

Dampak Buruk Olahraga Berlebihan Bagi Tubuh Menurut Para Ahli Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Olahraga secara rutin memang baik untuk kesehatan dan kebugaran, namun jika dilakukan secara berlebihan justru akan mendatangkan dampak sebaliknya.

dr. Grace Joselini Corlesa, MMRS., Sp.KO, spesialis kedokteran olahraga dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan olahraga harus dilakukan dengan dosis yang tepat dan setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda untuk intensitasnya.

Baca juga : Ternyata Sit-up Bukanlah Cara Terbaik Membakar Lemak di Perut 

"Setiap orang itu berbeda kalau berlebihan enggak baik atau over training. Kita kalau olahraga juga enggak bisa mengikuti kecepatan orang lain, makanya kalau saya meresepkan olahraga targetnya bukan berapa kilo tapi targetnya adalah hitungan nadi dan waktu," kata dr. Grace dalam forum "Bergerak Aktif dan Optimal".

Olahraga secara berlebihan bisa memberi dampak yang buruk pada kesehatan. Beberapa ciri dari olahraga yang berlebihan di antaranya jantung berdetak kencang meski tidak berolahraga, sering lelah, sulit berkonsentrasi, suasana hati mudah berubah dan sering cedera.

dr. Grace juga menyebutkan beberapa ciri lain dari seseorang yang berlebihan olahraga adalah gangguan menstruasi, sering tidak enak badan, berat badan turun drastis, depresi dan daya tahan tubuh yang melemah. "Badan terasa nyeri, dehidrasi, radang tendon, gangguan tidur, nafsu makan berkurang, sering flu dan gangguan jantung atau aritmia," ujar dr. Grace.

Baca juga : Cedera Saat Berolahraga Jangan Langsung Dipijat Jika Tak Ingin Makin Parah

Jika mulai mengalami gejala-gejala akibat olahraga berlebihan, dr. Grace menyarankan untuk segera mengurangi frekuensi berolahraga. Selain itu, cukupi juga konsumsi makanan sehat dan air minum.

"Berhenti dulu olahraganya, dijeda dulu, konsultasi, bukan berhenti total tapi dikurangi atau diganti jenis olahraganya. Terus frekuensinya dikurangi, cukupi waktu istirahat, istirahat juga bagian dari olahraga dan yang paling penting analisa dari dokter," kata mantan dokter timnas sepak bola wanita AFF itu.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Syahrul

Berita Terkait: