Pantau Flash
Ganjar-Prabowo-RK Jadi Capres 2024 Unggulan Versi Survei Indometer
Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Terus Meningkat
2 Pemudik Asal Tangerang Lolos ke Solo, Ternyata Dinyatakan Positif COVID-19
KPK Bicara Tudingan Soal-soal Janggal TWK: Semua Disusun BKN
Ketahuan Bawa 7 Pemudik, Mobil Ambulans Dicegat di Gerbang Tol Cikarang

Wagub DKI Pastikan SIKM Tak Bisa Dipalsukan karena Teknologi Ini

Wagub DKI Pastikan SIKM Tak Bisa Dipalsukan karena Teknologi Ini Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto: Antara)

Pantau.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan bahwa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) tidak bisa dipalsukan atau diduplikasi karena ada teknologi yang dapat mencegahnya untuk dipalsukan.

Politisi Gerindra ini mengatakan, SIKM tak bisa diduplikasi atau dipalsukan karena dilengkapi dengan teknologi QR Code. Ketika barcode discan maka nama pemilik SKIM langsung terdeteksi petugas. "Enggak bisa dipalsukan, ada QR Code, enggak bisa dipalsukan," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Ridwan Kamil Imbau Masjid di Jabar Tetap Perhatikan Prokes di Bulan Ramadan

SIKM adalah dokumen yang wajib dimiliki warga yang punya keperluan mendesak untuk pulang kampung pada 6 Mei hingga 17 Mei 2021 atau saat larangan mudik diberlakukan.

Penerapan SIKM sebagai dokumen untuk mudik, dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai tindak lanjut larangan mudik lebaran dari Pemerintah Pusat sebagai upaya untuk mengendalikan penyebaran COVID-19.

Ada kelompok masyarakat yang diizinkan pulang kampung. Adalah orang yang anggota keluarganya meninggal dunia, ibu hamil, pegawai pemerintahan menjalankan tugas kedinasan dan orang sakit.

Baca juga: Jokowi Teken Keppres Cuti Bersama ASN Hanya 2 Hari: Lebaran dan Natal

SIKM ini akan diterapkan 6 Mei hingga 17 Mei 2021 mendatang. Dokumen ini bisa diurus di kantor kelurahan. Warga yang masih nekat mudik tanpa SIKM bakal dicegat petugas di perbatasan dan dipaksa putar balik

"Dari Polda Metro Jaya dan TNI sudah menyiapkan batasan-batasannya di pintu keluar masuk, mereka akan lakukan penyekatan agar bisa kurangi warga Jakarta yang niat ke luar kota," tuturnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: