Pantau Flash
Ganjar-Prabowo-RK Jadi Capres 2024 Unggulan Versi Survei Indometer
Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Terus Meningkat
2 Pemudik Asal Tangerang Lolos ke Solo, Ternyata Dinyatakan Positif COVID-19
KPK Bicara Tudingan Soal-soal Janggal TWK: Semua Disusun BKN
Ketahuan Bawa 7 Pemudik, Mobil Ambulans Dicegat di Gerbang Tol Cikarang

Kapolda Papua: TNI-Polri Tidak Akan Mundur Sampai Kabupaten Puncak Bersih dari KKB

Kapolda Papua: TNI-Polri Tidak Akan Mundur Sampai Kabupaten Puncak Bersih dari KKB Ilustrasi. (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Inspektur Jenderal Polisi Mathius D Fakhiri menegaskan aparat TNI dan Polri akan terus memburu dan melakukan penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) hingga wilayah Kabupaten Puncak seluruhnya bersih dari kelompok itu.

"Kami tetap lakukan penegakan hukum sampai dipastikan wilayah Ilaga dan Kabupaten Puncak seluruhnya bersih dari kelompok-kelompok KKB. Saya tegaskan bahwa aparat TNI-Polri tidak akan mundur selangkah pun. Kami akan lakukan penegakan hukum terhadap KKB dalam beberapa waktu ke depan," ujar Irjen Fakhiri di Timika, Selasa (4/5/2021).

Kapolda Papua menegaskan hal itu menyikapi terjadinya aksi pembakaran fasilitas umum seperti gedung sekolah, perumahan guru, gedung lama Puskesmas di Mayuberi, Distrik Ilaga Utara dan juga pengrusakan jalan dan jembatan oleh KKB pada Minggu (2/5) malam.

Baca juga: Kapolda Papua Bantah Ada Unsur Kesengajaan Gangguan Jaringan Internet di Papua

Kapolda menyebut tidak ada korban jiwa dalam sejumlah aksi kekerasan yang dilakukan KKB itu. Kejadian itu bermula dari laporan Kepala Distrik (Camat) Ilaga yang menelpon Bapak Marinus Labene bahwa pada Minggu malam, 2 Mei 2021 bangunan Sekolah Mayuberi dan dua unit perumahan guru serta bangunan lama Puskesmas Mayuberi dibakar oleh KKB.

"Kuat dugaan bahwa pembakaran fasilitas umum itu karena bangunan-bangunan tersebut digunakan sebagai Poskotis oleh aparat saat penegakan hukum beberapa waktu lalu. Kami berharap kejadian ini tidak terulang kembali karena bangunan-bangunan itu merupakan fasilitas umum untuk mendukung pelayanan masyarakat di sana," kata Irjen Fakhiri.

Kapolda Papua juga mengajak masyarakat setempat untuk berani melawan KKB atau siapapun yang mengganggu keamanan. "Masyarakat harus berani melawan orang-orang yang datang mengganggu keamanan di wilayah kampung kita masing-masing," imbaunya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Syahrul

Berita Terkait: