Pantau Flash
Ganjar-Prabowo-RK Jadi Capres 2024 Unggulan Versi Survei Indometer
Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Terus Meningkat
2 Pemudik Asal Tangerang Lolos ke Solo, Ternyata Dinyatakan Positif COVID-19
KPK Bicara Tudingan Soal-soal Janggal TWK: Semua Disusun BKN
Ketahuan Bawa 7 Pemudik, Mobil Ambulans Dicegat di Gerbang Tol Cikarang

H-2 Penyekatan Mudik, Lonjakan Penumpang Bus Capai 30 Persen di Terminal Kampung Rambutan

Headline
H-2 Penyekatan Mudik, Lonjakan Penumpang Bus Capai 30 Persen di Terminal Kampung Rambutan Ilustrasi petugas memeriksa kondisi bus saat melakukan sidak dan pengawasan penyedia jasa transportasi di Denpasar, Bali, Selasa (4/5/2021). (Foto: Antara/Fikri Yusuf)

Pantau.com -  Penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan mengalami kenaikan 30 persen pada Senin, 3 Mei 2021 atau tiga hari menjelang pelarangan mudik mulai 6 Mei.

"Puncak arus mudik dini untuk terjadi Senin kemarin (3/5) dengan jumlah total penumpang 1400-an orang. Disusul hari Sabtu 1 Mei itu ada 1300-an orang yang berangkat dari sini" kata Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan Made Jony, saat ditemui di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (4/5/2021).

Ia merinci ada 1484 penumpang bus AKAP yang berangkat ke sejumlah tujuan seperti Jawa Tengah dan Sumatera. Jadi, kata Made Jony, kenaikan jumlah penumpang bus AKAP itu hanya sekitar 30 persen saja dibandingkan pada hari-hari sebelumnya.

Baca juga: H-2 Pengetatan Mudik, Arus Lalu Lintas di Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar

Sementara itu, Made Jony mengatakan jumlah penumpang bus AKAP yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan hingga Selasa siang ini sudah sekitar 344 orang.

Namun, Made Jony mengatakan bahwa pihaknya memprediksi bahwa jumlah penumpang bus AKAP yang berangkat tersebut masih akan terus bertambah.

"Mungkin nanti sore karena untuk besok, ada banyak PO atau bus yang sudah tidak beroperasi khususnya bus jarak jauh. Mereka sudah tidak beroperasi karena dikhawatirkan pas mereka berangkat sore dari Kampung Rambutan pada 6 Mei itu sudah diberlakukan larangan mudik," imbuhnya.

Baca juga: DPRD Medan Upayakan Mediasi Ratu Entok dengan PPNI Terkait Kasus Penghinaan Profesi Perawat

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Syahrul

Berita Terkait: