Pantau Flash
Kemenkes: Vaksinasi COVID-19 Bisa Lindungi dari Keparahan Penyakit hingga 95 Persen
Mohon Pengertiannya... COVID-19 di RI Menggila! Kasus Harian Positif Meroket 20.574 Orang Sehari
Mohon Maaf dan Waspada, BOR Ruang Isolasi di RS se-Kota Tangerang Capai 92,44 Persen
Varian Delta Belum Selesai, Kini India Umumkan Varian Baru 'Delta Plus' yang Lebih Ganas
Saksi Ahli Forensik Jadi Salah Satu Alasan Habib Rizieq Tak Terima Divonis 4 Tahun Bui dan Ajukan Banding

BNPB Minta Warga Sumbar Tetap Waspadai Potensi Tsunami: Ada Energi Gempa Belum Lepas

Headline
BNPB Minta Warga Sumbar Tetap Waspadai Potensi Tsunami: Ada Energi Gempa Belum Lepas Ilustrasi tsunami (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan warga yang bermukim di sepanjang pesisir barat Sumatera Barat agar tetap mewaspadai potensi gempa dan tsunami.

"Jadi antara Mentawai dan Enggano ada potensi energi gempa yang belum lepas, solusinya adalah mitigasi tidak boleh berhenti dan terus meningkatkan kesiapsiagaan," kata Kepala BNPB Doni Monardo di Padang, usai meninjau penanganan abrasi Pantai Padang, Kamis (15/4/2021).

Baca juga: Ahli Prediksi Gempa Megathrust 8,9 M Disusul Tsunami di Sumatera Barat

Menurut dia karena gempa dan tsunami tidak bisa diketahui kapan waktunya masyarakat diimbau jangan panik tetap waspada dan terus mempersiapkan diri. Walau pun masyarakat di pesisir barat Sumbar sudah terbiasa melakukan latihan mitigasi ia mengingatkan tidak boleh berhenti.

"Latihan kesiapsiagaan harus terus dilakukan," katanya . Ia berharap warga Sumbar terutama yang bermukim di tempat yang rawan dan padat penduduk harus terus berlatih.

Kemudian untuk mengantisipasi jika ada gempa pada malam hari ia menyarankan menggunakan peralatan tradisional seperti menempatkan kaleng di dekat tempat tidur sehingga ketika gempa bisa berbunyi.

Kalau tidak ada shelter di pinggir pantai maka bisa melakukan mitigasi ke bangunan tinggi atau pepohonan yang ada di sekitar. "Belajar dari gempa di Aceh banyak orang selamat karena memanjat dan berlindung di pohon," katanya.

Baca juga: Isu Badai Seroja Susulan, BMKG Minta Warga NTT Tidak Termakan Informasi Hoax

Ia menyampaikan hal ini juga memberi pesan manusia harus bersahabat dengan alam, menjaga lingkungan karena pada saat terjadi bencana alam bisa menyelamatkan manusia.

Doni menilai terkait kesiapsiagaan di Sumbar sudah cukup bagus tapi harus terus diingatkan. "Selain itu harus ada standar operasional prosedur yang jelas di masyarakat apa yang harus dilakukan saat gempa dan tsunami yang dilakukan lewat latihan rutin," katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: