Pantau Flash
Kemenkes: Vaksinasi COVID-19 Bisa Lindungi dari Keparahan Penyakit hingga 95 Persen
Mohon Pengertiannya... COVID-19 di RI Menggila! Kasus Harian Positif Meroket 20.574 Orang Sehari
Mohon Maaf dan Waspada, BOR Ruang Isolasi di RS se-Kota Tangerang Capai 92,44 Persen
Varian Delta Belum Selesai, Kini India Umumkan Varian Baru 'Delta Plus' yang Lebih Ganas
Saksi Ahli Forensik Jadi Salah Satu Alasan Habib Rizieq Tak Terima Divonis 4 Tahun Bui dan Ajukan Banding

2 Pemudik Asal Tangerang Lolos ke Solo, Ternyata Dinyatakan Positif COVID-19

Headline
2 Pemudik Asal Tangerang Lolos ke Solo, Ternyata Dinyatakan Positif COVID-19 Ilustrasi truk melintasi jalan Tol Salatiga-Solo di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (7/5/2021). (Foto: Antara/Aloysius Jarot Nugroho)

Pantau.com - Sebanyak dua pemudik menuju ke Solo yang lolos penyekatan terbukti positif COVID-19 setelah terdata oleh jogo tonggo setempat.

"Ada yang datang lima orang asal Tangerang, dua di antaranya positif, yang satu dibawa ke Donohudandan yang satu karena bergejala maka dibawa rumah sakit. Tiga yang lain ke STP (Solo Technopark) kemarin sore," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surakarta Ahyani di Solo, Jumat (7/5/2021).

Ia mengatakan dengan situasi tersebut artinya jogo tonggo cukup efektif untuk memastikan keberadaan para pemudik. "Jadi pemudik ini rencananya mau ke Serengan, tiba di Solo kemarin. Namun dari jogo tonggo langsung melapor untuk selanjutnya dibawa ke STP, pas di sana pemudik menjalani swab antigen, skrining, positif hasilnya. Langsung saja dibawa Donohudan dan kalau bergejala dibawa ke rumah sakit," katanya.

Baca juga: Pemerintah Larang Mudik, Walkot Gibran Bolehkan Pulang Kampung Lokal di Solo Raya

Sementara itu, pihaknya terus berupaya mewaspadai peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 di Kota Solo seiring dengan mulai masuknya sejumlah pemudik. "Peningkatan ini harus diwaspadai, mungkin karena kami terlalu terbuka banyak sekali interaksi, pendatang," katanya.

Berdasarkan data, dikatakannya, yang terbaru penambahan jumlah kasus positif COVID-19 sebanyak 42 orang. Meski demikian, pada hari yang sama ada penambahan 18 orang yang sembuh dari serangan virus tersebut.

"Kalau klaster merata, kebanyakan dari klaster keluarga. Ya evaluasinya kami lebih memperketat protokol kesehatan dan mengoptimalkan peran jogo tonggo di masyarakat," katanya. Selain itu, pihaknya juga tidak kendor untuk melakukan penelusuran kontak di masyarakat untuk meminimalisasi penyebaran virus tersebut.

Baca juga: Jasa Marga: 648 Kendaraan di Tol Japek Diputar Balik saat Hari Pertama Larangan Mudik


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: