Pantau Flash
Ganjar-Prabowo-RK Jadi Capres 2024 Unggulan Versi Survei Indometer
Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Terus Meningkat
2 Pemudik Asal Tangerang Lolos ke Solo, Ternyata Dinyatakan Positif COVID-19
KPK Bicara Tudingan Soal-soal Janggal TWK: Semua Disusun BKN
Ketahuan Bawa 7 Pemudik, Mobil Ambulans Dicegat di Gerbang Tol Cikarang

Otoritas Kesehatan AS Keluarkan Izin Penggunaan Vaksin Pfizer untuk Usia 12 Tahun

Otoritas Kesehatan AS Keluarkan Izin Penggunaan Vaksin Pfizer untuk Usia 12 Tahun Ilustrasi (Foto: Antara)

Pantau.com - Badan Makanan dan Obat (FDA) AS sedang bersiap mengeluarkan izin penggunaan vaksin COVID-19 Pfizer Inc dan mitra Jerman BioNTech SE untuk remaja berusia antara 12 dan 15 tahun pada awal minggu depan.

Kesiapan itu dilaporkan New York Times (NYT) pada Senin (3/5), dengan mengutip pejabat federal yang mengetahui rencana badan itu. Persetujuan sangat ditunggu-tunggu setelah kedua perusahaan pembuat obat mengatakan pada Maret bahwa vaksin itu ditemukan aman, efektif, dan dalam uji klinis menghasilkan tanggapan antibodi yang kuat pada anak usia 12 hingga 15 tahun.

Ketika menanggapi permintaan Reuters untuk berkomentar, FDA mengatakan peninjauannya terhadap penggunaan darurat vaksin untuk mendapatkan izin sedang berlangsung. FDA tidak memberikan perincian lebih lanjut. Vaksin tersebut telah diberikan di Amerika Serikat untuk orang yang berusia 16 tahun ke atas.

Baca juga: AS Bakal Kirim Bantuan ke India untuk Atasi Gelombang Covid-19 yang Semakin Parah

Namun, Pfizer menolak mengomentari laporan NYT. Direktur Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) AS Rochelle Walensky mengatakan sebelumnya pada April bahwa vaksin tersebut dapat disetujui pada pertengahan Mei, demikian dilansir Reuters, Selasa (4/5/2021).

Jika persetujuan vaksin tersebut untuk anak usia 12-15 tahun diberikan, panel penasihat vaksin CDC kemungkinan akan bertemu pada hari berikutnya untuk meninjau data uji klinis dan membuat rekomendasi untuk penggunaan vaksin pada remaja, tambah laporan itu.

Kemungkinan persetujuan vaksin akan meningkatkan dorongan imunisasi negara dan membantu menghilangkan ketakutan orang tua yang ingin melindungi anak-anak mereka dari COVID-19. Moderna Inc dan Johnson & Johnson juga menguji vaksin mereka pada anak usia 12 hingga 18 tahun, dengan data dari uji coba Moderna diharapkan segera diperoleh.

Pfizer dan Moderna juga telah meluncurkan uji coba pada anak-anak yang bahkan lebih muda, berusia enam bulan hingga 11 tahun. Kedua perusahaan mengatakan mereka berharap dapat memvaksin anak-anak di bawah 11 tahun secepatnya pada awal 2022.

Tim Pantau
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Syahrul

Berita Terkait: