HOME  ⁄  Hiburan

Sylvester Stallone Kenang Dua Tahun Jadi Duta Khusus Hollywood, Sebut Tugasnya Mustahil

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Sylvester Stallone Kenang Dua Tahun Jadi Duta Khusus Hollywood, Sebut Tugasnya Mustahil
Foto: (Sumber :Aktor Sylvester Stallone saat mempromosikan filmya pada acara "The Tonight Show starring Jimmy Fallon" pada September 2025. Instagram/@fallontonightbts.)

Pantau - Aktor Sylvester Stallone mengenang hampir dua tahun perjalanannya setelah ditunjuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai "duta khusus" Hollywood pada Januari 2025 untuk mendorong industri perfilman melakukan produksi di dalam negeri.

Mengutip laporan Deadline, Minggu (20/9/2026) waktu setempat, Stallone mengatakan dirinya kemungkinan akan menolak apabila mengetahui lebih awal mengenai tawaran tersebut karena menganggap tugas itu sulit diwujudkan.

"Saya akan bilang terima kasih dan ciao (selamat tinggal) karena ini mustahil. Hollywood befungsi dan akan berevolusi. Ia adalah perusahaan dan orang-orang perusahaan tidak akan mau mendengar saya berbicara kepada mereka tentang uang," kata Stallone.

Stallone Mengaku Tahu Penunjukan dari Televisi

Bintang film "Tulsa King" tersebut menggambarkan Hollywood sebagai industri dengan sejumlah kekuatan besar yang memiliki kepentingan masing-masing.

"Anda tidak bisa masuk dan memberi tahu enam studio bagaimana melakukan sesuatu," kata Stallone menambahkan.

Trump menunjuk Stallone bersama Mel Gibson dan Jon Voight sebagai duta khusus Hollywood pada Januari 2025.

Penunjukan tersebut ditujukan untuk mendorong industri perfilman Amerika Serikat melakukan lebih banyak proses syuting di dalam negeri.

Stallone mengaku baru mengetahui penunjukannya ketika sedang menonton televisi.

"Dan saya berkata, 'Apa?' Saya bilang, 'Maaf? Benarkah?' Karena jika mereka meminta dari awal, saya akan bilang, itu tidak mungkin terjadi," Stallone menambahkan.

"Dan Mel Gibson dan Jon Voight, kami tipe orang yang melakukan hal-hal sendiri. Tidak, itu tidak akan berhasil," ujar Stallone.

Voight dan Gibson Ajukan Gagasan untuk Industri Film

Trump pada Agustus 2026 bertemu dengan Jon Voight untuk membahas gagasan pemberlakuan insentif pajak federal bagi industri film dan televisi.

Sementara itu, Mel Gibson mengusulkan perjanjian produksi bersama antara Italia dan Amerika Serikat sebagai program percontohan kemitraan internasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026