Pantau Flash
Bamsoet Disuntik Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua
Total Kasus Positif COVID-19 RI Capai 1.037.993 per 28 Januari 2021
Dua Kantor Swasta di Surabaya Terapkan Denda Rp250 Ribu bagi Karyawan Tak Pakai Masker
Jenderal Wismoyo Arismunandar Tutup Usia, Mantan KASAD dan Ipar Soeharto
Uji Klinis Fase 1 Vaksin Merah Putih Pertengahan 2021

Soal Vaksin COVID-19, Ibnu Jamil Masih Ragu

Soal Vaksin COVID-19, Ibnu Jamil Masih Ragu Ibnu Jamil (Foto: Instagram/@ibnujamilo)

Pantau.com - Aktor Ibnu Jamil menanti perkembangan vaksinasi COVID-19 yang dimulai hari ini oleh Presiden Joko Widodo bersama sejumlah perwakilan tokoh dari berbagai latar belakang.

Salah satu pemeran film "Affliction" arahan Teddy Soeriaatmadja itu saat ini masih ingin mendapatkan lebih banyak informasi seputar vaksin.

"Ragu atau tidak jelas masih simpang siur sesuai dengan pemberitaan di media, jadi saya masih wait and see saja," katanya.

Baca juga: Ibnu Jamil Ingin Jadi Guru Olahraga?

Film terbaru Ibnu Jamil berjudul "Affliction" akan tayang pada 21 Januari melalui platform streaming Netflix. Film yang mengisahkan upaya seorang istri yang berduka dalam mengungkap kebenaran di balik kondisi ibu mertuanya yang semakin memburuk dibintangi juga oleh Raihaanun, Tutie Kirana, dan Dea Panendra.

Ibnu Jamil juga saat ini membintangi serial "Scandal", mengenai kisah di dalam dunia hiburan dan seorang gadis yang terjebak di dalamnya, yang akan tayang di Vidio.

Baca juga: Pemerintah Himbau Kerja di Rumah, Ibnu Jamil Masih Saja Syuting

Pemerintah resmi memulai program vaksinasi COVID-19 secara gratis pada Rabu pagi, 13 Januari 2021. Figur publik dan generasi muda yang mengikuti vaksinasi pagi ini diwakili oleh selebritas Raffi Ahmad.

Kepastian berjalannya program vaksinasi ini diperoleh setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat terhadap vaksin berdasarkan hasil uji klinis tahap tiga di Bandung dan data-data saintifik lainnya.

Proses vaksinasi akan dilakukan selama dua tahapan yaitu periode pertama Januari hingga April 2021 dan April 2021 hingga Maret 2022 dengan target 181,5 juta penduduk.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: