Pantau Flash
Gus Menteri Minta Kades Segera Salurkan BLT, Bantu Ekonomi Warga Desa di Bulan Ramadan
Berstatus WN Amerika, MK Diskualifikasi Bupati Terpilih Orient Riwu Kore
Kabar Gembira dari Update Covid-19 Hari Ini, Tambahan Kasus Sembuh Lebih Banyak dari Positif
Mutasi COVID-19 B1525 Ditemukan di Batam, Dinkes Pastikan Tak Ada Kontak Erat Pasien
34 Napi Terorisme di Lapas Gunung Sindur Ucapkan Ikrar Setia kepada NKRI

Makna dan Asal-Usul Telur Paskah Bagi Umat Kristiani

Makna dan Asal-Usul Telur Paskah Bagi Umat Kristiani Seorang anak tengah menghias telur Paskah. (Foto: Antar/Fikri Yusuf)

Pantau.com - Perayaan Hari Raya Paskah tahun ini jatuh pada Hari Minggu (4/4/2021), hari raya yang merupakan bertepatan dengan kebangkitan Yesus Kristus ini sangat identik dengan telur paskah.

Pada mulanya sejarah kemunculan telur paskah berawal dari abad ke-13, dimana saat itu Raja Edward 1 di Inggris memerintahkan untuk merebus 450 butir telur dan dilapisi oleh daun keemasan lalu dibagikan ke anggota kerajaan pada hari raya paskah.

Baca juga:5 Fakta Seputar Paskah yang Perlu Kamu Ketahui

Cerita tersebut merupakan cerita yang paling banyak beredar di masyarakat karena pada mulanya telur paskah bukanlah kebiasaan umat Kristen. Sedangkan ada beberapa sejarah lain yang menjelaskan bagaimana telur paskah bisa menjadi tradisi umat Kristen hingga sekarang.

Telur Paskah berasal dari tradisi kesuburan kaum Eropa di mana telur merupakan simbol musim semi. Pada masa silam, di Persia, orang biasa saling menghadiahkan telur pada saat perayaan musim semi, yang bagi mereka juga menandakan dimulainya tahun yang baru. 

Pada abad-abad pertama kekristenan, tradisi ini sulit dihapus karena hari Paskah memang kebetulan jatuh pada setiap awal musim semi. Perayaan musim semi selalu dirayakan dengan meriah mengiringi kegembiraan meninggalkan musim dingin.

Tumbuh-tumbuhan dan bunga mulai tumbuh dan bermekaran, dan suasana keceriaan seperti ini menjadi saat yang tepat untuk membagi-bagikan hadiah.

Membagi-bagikan telur pada hari Paskah akhirnya diterima oleh gereja selain untuk merayakan datangnya musim semi, juga karena telur memberikan gambaran/simbol akan adanya kehidupan. 

Dalam Kristen, telur mendapatkan makna religius, yaitu sebagai simbol makam batu di mana Yesus keluar menyongsong hidup baru melalui kebangkitan-Nya. 

Selain itu ada alasan yang sangat praktis menjadikan telur sebagai tanda istimewa Paskah, yaitu karena dulu telur merupakan salah satu makanan pantang selama Masa Prapaskah. 

Umat Kristen sejak awal telah mewarnai telur-telur Paskah dengan warna-warna cerah, meminta berkat atasnya, menyantapnya, serta memberikannya kepada teman dan sahabat sebagai hadiah Paskah.

Telur Paskah biasanya dibagikan kepada anak-anak sebagai hadiah Paskah bersama dengan hadiah-hadiah lain. Kebiasaan ini berakar kuat di Jerman di mana telur-telur disebut Dingeier (telur-telur yang dihutang). 

Sehingga berkembanglah berbagai macam pantun di Prancis, Jerman, Austria dan Inggris, di mana anak-anak, bahkan hingga sekarang, menuntut telur-telur Paskah sebagai hadiah mereka.

Di beberapa daerah di Irlandia, anak-anak mengumpulkan telur-telur angsa dan bebek sepanjang Pekan Suci, untuk diberikan sebagai hadiah pada Minggu Paskah.

Sebelumnya, pada Minggu Palma, mereka membuat sarang-sarang kecil dari batu, dan sepanjang Pekan Suci mereka mengumpulkan sebanyak mungkin telur, menyimpannya dalam sarang-sarang batu mereka yang tersembunyi. 

Pada Minggu Paskah, mereka memakan semuanya, membaginya dengan anak-anak lain yang masih terlalu kecil untuk mengumpulkan telur-telur mereka sendiri.

Baca juga:Mengapa Hari Jumat Sebelum Hari Raya Paskah Disebut Jumat Agung?

Makna Telur Paskah

Walaupun memang tidak merupakan salah satu hal yang ada tertulis di dalam Alkitab, bukan berarti merayakan Paskah dengan tradisi menghias telur ini adalah sesuatu yang buruk.

Sebenarnya tidak ada yang buruk dengan hal tersebut. Bahkan sebenarnya dalam telur Paskah ini ada beberapa makna yang bisa didapat secara tidak langsung oleh umat Kristen, berikut makna telur paskah bagi Umat Kristen:

1.Kebangkitan Tuhan Yesus

Ini adalah cerminan bahwa telur Paskah membawa kabar baik bagi umat Kristen yang berkaitan erat dengan kebangkitan Tuhan Yesus sendiri.

Oleh sebab itu sebaiknya umat Kristen mengucap syukur akan adanya hal tersebut di masa lampau, yaitu 2000 tahun yang lalu. Dimana Tuhan telah bangkit mengalahkan maut dan menjadi pemenang atas semua asal mula dosa menurut Alkitab. Sehingga dengan demikian maka semua umat Kristen dapat beroleh hidup yang kekal.

2.Hidup baru

Makna telur Paskah ini juga dapat berupa hidup yang baru sesuai dengan apa yang Tuhan Yesus berikan melalui penyalibanNya. 

Dimana umat Kristen memperoleh berkat dan kasih karunia berupa hidup baru di dalam Tuhan. Umat Kristen tidak lagi dikuasai oleh dosa tetapi telah dimenangkan berkat kasih dari Allah sendiri. Seperti ada firman Tuhan berikut ini Roma 6:14 “Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia”.

3.Pengorbanan yang membahagiakan

Itulah telur yang melambangkan pula pengorbanan banyak hal. Mulai dari kelahiran yang muncul dari telur tersebut yang membutuhkan pengorbanan untuk dapat menetaskan dan melalui berbagai proses sebelum mendapatkan kebahagiaan. 

Sama halnya dengan Tuhan Yesus yang telah mengorbankan diriNya. Semua berawal dari kisah sengsara, namun pada akhirnya karunia Roh Kudus menuntun untuk memberikan kebahagiaan yaitu berupa kemenangan dari maut.

4.Pemulihan

Yang mana telur juga melambangkan pemulihan sejati yang datang dari Allah sendiri. Dimana umat Kristen yang banyak melakukan dosa dipulihkan dari penyaliban Yesus sendiri. 

Pada dasarnya telur ini digunakan sebagai lambang pergantian dari musim dingin menjadi musim semi. Demikian juga dalam Paskah maka merupakan anugerah masa pemulihan dari yang buruk menjadi hidup yang lebih baik. 

Oleh sebab itu sudah sepantasnya seluruh umat Allah bersukacita atas prinsip kasih tentang Alkitab yang diberikan Tuhan melalui semangat Paskah tersebut.

Baca juga: Menelusuri Sejarah Hari Raya Paskah

5.Pencerahan

Dimana telur menjadi lambang pencerahan, karena melalui lambang telur ini maka hidup baru telah diberikan. Suatu permulaan yang baru telah terjadi melalui telur yang merupakan lambang kehidupan. 

Berkat dan kasih setia Tuhan yang telah menuntun umat Kristen untuk meraih kemenangan yang sejati dan memberikan pencerahan akan jalan janji keselamatan dalam Alkitab yang kekal.

Oleh sebab itu Paskah beserta tri hari suci yang mengikutinya, hendaknya menjadi perenungan yang utama bagi umat Kristen. Karena dalam hari ini umat Kristen telah dimerdekakan.

Sekalipun Paskah selalu membahagiakan dengan tradisi telur Paskah bersamanya. Yang terpenting bagi umat Kristen yaitu memahami dan mengerti apa saja makna dari Paskah itu sesungguhnya. 

Termasuk memahami bahwa peristiwa ini merupakan peringatan besar penyaliban Yesus yang telah berkorban di kayu salib bagi umat manusia. 

Sehingga dengan demikian maka semua orang beroleh keselamatan di dalam namaNya. Hal ini yang sebaiknya tetap diingat dan dijadikan inti utama semangat dalam perayaan Paskah yang sejati.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Syahrul

Berita Terkait: