Pantau Flash
Update COVID-19 RI: Kasus Positif Naik 6.680 dengan Total 1.341.314
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia
Pengamat Sebut Legalitas Minuman Beralkohol Bisa Ciptakan Lapangan Kerja
Presiden Jokowi Resmikan KRL Lintas Yogyakarta-Solo
Tinjau Vaksinasi Massal di DIY, Jokowi: Semoga Ekonomi Pulih Kembali

Soal Raffi Ahmad Tak Jalankan Prokes, Ini Kata Satgas COVID-19

Soal Raffi Ahmad Tak Jalankan Prokes, Ini Kata Satgas COVID-19 Raffi Ahmad (Foto: Antara)

Pantau.com - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk penangangan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito mengatakan perilaku Raffi Ahmad yang mendatangi sebuah pesta usai mendapatkan vaksin akan menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, masyarakat dan pemerintah.

"Kita harus terbuka dengan segala kemungkinan yang terjadi ketika kami memiliki program besar seperti vaksinasi," kata Prof. Wiku dalam jumpa pers "Vaksin! Siapa Takut", Kamis (14/01/2021).

Baca juga: Polsek Mampang Konfirmasi Kabar Raffi Ahmad Hadiri Pesta Tanpa Prokes

Raffi Ahmad mendapat kesempatan sebagai penerima vaksin pertama yang diharapkan bisa menjadi panutan anak-anak muda serta penggemarnya agar mau melakukan vaksinasi COVID-19 dan memperlihatkan bahwa vaksin tersebut aman dan halal.

Raffi dinilai memiliki pengaruh yang cukup penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terdapat kesuksesan vaksinasi khususnya untuk para pengikutnya.

"Kami berharap dengan influencer besar seperti Raffi Ahmad, dia dapat memainkan peran penting untuk memastikan bahwa kaum muda akan mendukung vaksinasi," ujar Prof. Wiku.

Prof. Wiku menyadari bahwa sesuatu bisa saja terjadi di tengah program vaksinasi, seperti apa yang menimpa Raffi Ahmad saat kedapatan datang ke sebuah acara tanpa mengikuti protokol kesehatan. Hal yang dilakukan oleh Raffi Ahmad pun langsung ramai diperbincangkan di dunia maya, dan menggiring opini bahwa usai divaksin seseorang bisa bebas dari virus korona.

"Hal-hal seperti ini bisa terjadi, kesalahan bisa terjadi dan tentunya sudah diklarifikasi oleh Raffi Ahmad sendiri," kata Prof. Wiku.

Baca juga: Pagi Vaksin, Malam Party Tanpa Prokes, Raffi Ahmad Mendapat Kecaman

Prof. Wiku juga mengatakan bahwa ini menjadi pelajaran penting bagi pemerintah jika ke depannya kembali mengajak influencer untuk menyusun strategi komunikasi yang dapat dimengerti oleh khalayak.

"Ke depannya bila kita akan mengajak banyak orang untuk vaksin termasuk influencer, kami harus bekerja sama menjalankan strategi komunikasi yang baik yang bisa dimengerti mereka dan diikuti oleh pengikutnya. Ini kebijakan penting dari pemerintah untuk masyarakat," kata Prof. Wiku.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: