Pantau Flash
Kejagung Ungkap Nilai Sementara Aset Sitaan Kasus Asabri Capai Rp10,5 Triliun
Gus Menteri Minta Kades Segera Salurkan BLT, Bantu Ekonomi Warga Desa di Bulan Ramadan
Berstatus WN Amerika, MK Diskualifikasi Bupati Terpilih Orient Riwu Kore
Kabar Gembira dari Update Covid-19 Hari Ini, Tambahan Kasus Sembuh Lebih Banyak dari Positif
Mutasi COVID-19 B1525 Ditemukan di Batam, Dinkes Pastikan Tak Ada Kontak Erat Pasien

Sentimen Anti-Asia Meningkat, WNI di AS Diimbau Tidak Berjalan Sendirian di Tempat Gelap

 Sentimen Anti-Asia Meningkat, WNI di AS Diimbau Tidak Berjalan Sendirian di Tempat Gelap Tyriff Rudder dari Bellevue YMCA dan Thao Nguyen melambaikan papan saat aksi menentang kejahatan kebencian anti-Asia di Newcastle, Washington, Amerika Serikat. (Foto: Reuters/Lindsey Wasson via Antara)

Pantau.com - Konsulat Jenderal RI Chicago mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah Midwest untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap tenang, merespons meningkatnya aksi kekerasan terhadap orang-orang keturunan Asia di Amerika Serikat (AS).

Saat menyosialisasikan imbauan tersebut dalam Perayaan Paskah bersama masyarakat Kristiani Indonesia, di Indonesian Christian Church (ICC) di Plymouth, Michigan dan dalam pertemuan dengan perwakilan WNI di Cleveland, Ohio, Konsul Jenderal RI Chicago Meri Binsar Simorangkir menyampaikan agar masyarakat Indonesia dapat menjaga diri serta tidak memancing tindak kekerasan dengan menggunakan perhiasan yang berlebihan, membawa uang tunai dalam jumlah besar, dan berjalan sendirian di tempat gelap.

Baca juga: Pemerintah Izinkan WNA yang Menikah dengan WNI Masuk ke Indonesia

“Tidak lupa, selalu laporkan kejadian yang dianggap membahayakan ke pihak berwajib serta KJRI. Sedapat mungkin dokumentasikan, serta ingat dengan baik kronologi dan deskripsi pelaku,” ujar Konjen Meri dalam keterangan tertulis KJRI Chicago, Rabu (7/4/2021).

Masyarakat Indonesia di Midwest dalam setiap kesempatan sosialisasi menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap upaya KJRI Chicago dalam meningkatkan kewaspadaan bagi masyarakat Indonesia.

Meskipun saat ini tidak terdapat laporan adanya kekerasan yang dialami oleh masyarakat Indonesia di Midwest, adanya imbauan tersebut dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran sehingga mereka mengetahui apa yang harus dilakukan dan kepada siapa harus melaporkan sekiranya terjadi tindak kekerasan.

Tidak hanya melalui pertemuan di kantong-kantong WNI di Midwest, imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan juga terus disampaikan melalui media sosial dan situs KJRI Chicago.

Baca juga: WNI Berkunjung ke Turki Perlu Asuransi Perjalanan

Wilayah kerja KJRI Chicago meliputi 13 negara bagian di Midwest AS yakni Illinois, Indiana, Iowa, Kansas, Kentucky, Michigan, Minnesota, Missouri, Nebraska, North Dakota, Ohio, South Dakota dan Wisconsin. Saat ini, jumlah WNI yang tinggal di wilayah kerja KJRI Chicago sebanyak 11.682 orang.

Pada akhir Maret lalu, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyuarakan keprihatinan atas meningkatnya kekerasan terhadap warga keturunan Asia secara global selama pandemi COVID-19.

Meskipun tidak merujuk pada negara tertentu, pernyataan PBB itu muncul setelah peristiwa penembakan di Atlanta, AS, yang menewaskan delapan orang dengan enam orang diantaranya adalah perempuan Asia-Amerika.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: