Pantau Flash
Wapres Ma'ruf: Program Kartu Prakerja Berlanjut hingga 2022
Jokowi: Saya Ngomong Benci Produk Asing Saja Ramai
Ganjar: 8 Orang Kontak Erat dengan TKI yang Terinfeksi Mutasi COVID-19 B117
Presiden Jokowi: 4,6 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca akan Tiba di RI Bulan Ini
Mutasi COVID-19 B117, Jokowi: Jangan Khawatir, Belum Ada Bukti Lebih Mematikan

Saat Banjir di Jakarta Menjadi Sorotan Dunia, Ini Kata Media Asing

Headline
Saat Banjir di Jakarta Menjadi Sorotan Dunia, Ini Kata Media Asing Ilustrasi banjir di Jakarta. (Foto: Antara)

Pantau.com - Banjir yang mengepung Ibukota DKI Jakarta sejak Sabtu (20/2/2021) kemarin menjadi sorotan beberapa media asing. 

Hujan deras yang melanda Ibukota menjadi salah satu faktor penyebab banjir. Dalam pewartaan media asing, Indonesia yang saat ini masih bergelut dengan kenaikan angka kasus dan kematian akibat pandemi Covid-19 berada dalam kondisi yang sulit.

Baca juga : Waspada! Bulan Maret dan April Masih Berpotensi Terjadi Banjir

Indonesia saat ini masih menempati posisi pertama untuk angka persebaran dan juga angka kematian akibat virus Covid-19.

Menurut Reuters dalam artikel yang berjudul “Indonesia Capital Slammed by Mosoon Floods”, terdapat 1.000 orang lebih yang harus dievakuasi akibat bencana banjir tersebut. Reuters pun menyoroti bagaimana peningkatan kasus dan angka kematian yang terus bertambah akibat Covid-19 yang sekarang masih menjadi permasalahan di Indonesia.

Beberapa media asing lainnya pun turut menyoroti bencana banjir yang melanda Ibukota DKI Jakarta, di antaranya adalah Channel News Asia, Aljazeera dan Xinhua.

Kantor berita Aljazeera yang berbasis di Doha, Qatar pun ikut mewartakan bencana banjir di Jakarta. Aljazeera mengutip pernyataan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan yang mangatakan bahwa terdapat 200 RT yang terdampak bencana banjir pad Sabtu (20/2/2021).

“Hujan sudah berhenti tapi air dari daerah lain masih memengaruhi Jakarta. Semoga tidak sampai ke pusat kota dan saat air surut orang-orang bisa melanjutkan aktivitas mereka,” ujar Anies Baswedan yang dikutip oleh Aljazeera.

Sedangkan media China, yaitu Xinhua menyoroti bahwa tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir yang melanda Jakarta tersebut. 

Keterangan Xinhua ini berdasarkan dari pernyataan kepala badan mitigasi bencana di Jakarta, Sabdo Kurnianto pada Sabtu (20/2/2021). 

Channel News Asia (CNA) juga menyoroti banjir yang melanda Jakarta. Ditengah-tengah perseberan virus Covid-19 yang masih tinggi, bencana banjir ini menyulitkan pihak pemerintah daerah untuk menekan angka persebaran.

Baca juga : Banjir Jakarta, TransJakarta Hentikan Sementara Operasional Koridor

Dengan adanya bencana banjir tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memfokuskan pada evakuasi korban terdampak banjir dan penanganan banjir itu sendiri.

Anies Baswedan pun meminta untuk terus memperhatikan bencana banjir agar jangan sampai ada korban jiwa.

Akibat bencana banjir tersebut, beberapa fasilitas umum seperti pintu tol dan juga jalur KRL terendam banjir dan terpaksa menghambat mobilitas masyarakat di Jakarta.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Syahrul

Berita Terkait: