Pantau Flash
5 Orang Meninggal Korban Longsor di Manado
BNPB Umumkan Korban Meninggal Akibat Gempa Majene Sebanyak 46 Jiwa
Jakarta Catatkan Kasus Baru COVID-19 Terbanyak, Sulawesi Barat Nihil
Leo/Daniel Kalah, Ganda Putra Indonesia Gagal Melaju ke Final Thailand Open
Gempa Bumi Tektoknik Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

MPR Ingatkan Pentingnya Berempati dalam Musibah Sriwijaya Air SJ182

Headline
MPR Ingatkan Pentingnya Berempati dalam Musibah Sriwijaya Air SJ182 Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. (Foto: MPR RI).

Pantau.com - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta masyarakat mengedepankan sikap empati saat terjadi musibah seperti insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dan segera hentikan penyebaran hoaks yang mengganggu keluarga korban.

"Biasakan kita menebar empati bila terjadi satu musibah, jangan malah menebar hoaks yang pasti sarat kebohongan dan menyakitkan bagi keluarga korban," kata Lestari Moerdijat atau Rerie dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/1/2021).

Baca juga: 6 Fakta Black Box, Benda Penting Pengungkap Kecelakaan Pesawat

Rerie menegaskan bahwa di tengah pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182, jangan lagi ada pihak-pihak yang menebar hoaks atau berita bohong terkait dengan peristiwa tersebut.

Pada saat terjadi musibah, dia meminta masyarakat harus membiasakan untuk memperlihatkan empati dengan berbagai cara, antara lain bisa membantu keluarga korban dengan memberikan informasi yang benar terkait dengan peristiwa yang terjadi atau membantu dalam bentuk materi dan bentuk bantuan lainnya.

"Empati atau memiliki perasaan dan respons emosi yang sama dengan orang lain adalah dasar bagi seseorang untuk melakukan aksi yang membawa manfaat untuk orang lain tanpa pamrih," ujarnya.

Sikap tersebut, menurut Rerie, merupakan sikap yang baik dan bisa dikembangkan untuk menumbuhkan karakter kepahlawanan dalam diri setiap anak bangsa.

Baca juga: Misteri Sinyal ELT Sriwijaya Air SJ182 Hilang, Satelit Australia Tak Menangkap

Ditekankan pula bahwa setiap musibah harus disikapi secara baik dan benar sehingga mampu menghidupkan nilai-nilai kepahlawanan dalam diri setiap warga negara.

Politikus Partai NasDem itu mengutarakan bahwa nilai-nilai kebangsaan seperti nilai kepahlawanan dan persatuan adalah salah satu bekal anak bangsa menjadi SDM yang tangguh dalam persaingan pada era globalisasi yang tanpa batas ini.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: