Pantau Flash
Kejagung Ungkap Nilai Sementara Aset Sitaan Kasus Asabri Capai Rp10,5 Triliun
Gus Menteri Minta Kades Segera Salurkan BLT, Bantu Ekonomi Warga Desa di Bulan Ramadan
Berstatus WN Amerika, MK Diskualifikasi Bupati Terpilih Orient Riwu Kore
Kabar Gembira dari Update Covid-19 Hari Ini, Tambahan Kasus Sembuh Lebih Banyak dari Positif
Mutasi COVID-19 B1525 Ditemukan di Batam, Dinkes Pastikan Tak Ada Kontak Erat Pasien

Gunung Merapi Luncurkan Lima Kali Lava Pijar Sejauh 1.000 Meter

Gunung Merapi Luncurkan Lima Kali Lava Pijar Sejauh 1.000 Meter Ilustrasi pengunjung menikmati suasana pemandangan Gunung Merapi di Kalitalang, Balerante, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah. (Foto: Antara/Aloysius Jarot Nugroho)

Pantau.com - Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, mengeluarkan lima kali guguran lava pijar sejauh 1 kilometer (Km) ke arah barat daya, Kali Krasak dan Boyong pada periode pengamatan pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

"Teramati guguran lava pijar lima kali dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter ke barat daya," kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Rabu (10/2/2021).

Baca juga: PSBA UGM Himbau Warga di Sekitar Kaki Gunung Merapi Waspada Potensi Banjir Lahar Dingin

Selama periode pengamatan itu, Merapi juga mengalami 44 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-40 mm selama 11-93 detik, serta delapan kali gempa fase banyak dengan amplitudo 3-24 mm selama 4-7 detik. Asap kawah tidak teramati keluar dari puncak kawah Merapi selama pengamatan.

Cuaca di gunung itu cerah berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dengan suhu udara 13-20 derajat Celsius, kelembaban udara 68-98 persen dan tekanan udara 569-686 mmHg, serta volume curah hujan 28 mm per hari.

Baca juga: Guguran Lava Pijar Merapi Meluncur 700 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. Guguran lava dan awan panas Merapi diperkirakan berdampak ke wilayah sektor selatan-barat daya, yang meliputi Sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Apabila terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi dapat menjangkau area dalam radius tiga km dari puncak gunung.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: