Pantau Flash
Gus Menteri Minta Kades Segera Salurkan BLT, Bantu Ekonomi Warga Desa di Bulan Ramadan
Berstatus WN Amerika, MK Diskualifikasi Bupati Terpilih Orient Riwu Kore
Kabar Gembira dari Update Covid-19 Hari Ini, Tambahan Kasus Sembuh Lebih Banyak dari Positif
Mutasi COVID-19 B1525 Ditemukan di Batam, Dinkes Pastikan Tak Ada Kontak Erat Pasien
34 Napi Terorisme di Lapas Gunung Sindur Ucapkan Ikrar Setia kepada NKRI

Akun WhatsApp Kapolres Bangka Tengah Dibobol, Peretas Minta Pinjam Uang

Akun WhatsApp Kapolres Bangka Tengah Dibobol, Peretas Minta Pinjam Uang Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Akun WhatsApp Kapolres Bangka Tengah AKBP Slamet Ady Purnomo dibajak orang tidak dikenal untuk kepentingan penipuan dengan modus meminjam sejumlah uang.

"Saya sampaikan kepada siapa saja mendapatkan pesan WhatsApp (WA) yang muncul nama saya, perlu saya klarifikasi bahwa itu bukan saya tetapi saat itu akun WhatsApp saya dibajak atau di-hack orang tidak dikenal," ujarnya di Koba, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Kafe Brotherhood Terancam Dicabut Izinnya Jika Terbukti Ada Penyalahgunaan Narkoba

Ia menjelaskan bahwa modus penipuan dengan bahasa meminjam uang tersebut berawal dirinya mendapat pesan elektronik untuk mengaktivasikan kembali akun WA.

"Saat saya ikuti perintah oke, muncul kode dan kode tersebut dimasukkan ke dalam aktivasi. Setelah dimasukkan kode tersebut ke dalam aktivasi, akun WhatsApp langsung berpindah dengan nomor telepon dan profil akun langsung lengket kepada orang tidak dikenal tersebut," ujarnya.

Modus demikian, kata dia, digunakan orang tidak dikenal dengan memakai nomor telepon dan profil akun WA dirinya untuk melakukan penipuan meminjam uang. "Pelaku berhubungan dengan orang lain atas nama saya karena akun WA lengkap dengan foto profil sudah mereka bajak dan dikuasai," ujarnya.

Baca juga: Satpam Toko Emas Rampas Uang Hasil Penjualan, Istri Dapat Rp150 Juta

Ia mengimbau kepada siapa saja untuk lebih hati-hati modus penipuan dengan membajak akun WA. "Saya saat mengetahui akun saya dibajak, langsung saya telepon sejumlah orang untuk tidak percaya dengan pesan WhatsApp mengatasnamakan dirinya karena itu tidak benar dan murni penipuan," ujarnya.

Saat ini, kata dia, akun WA-nya sudah kembali normal dan kembali bisa berkomunikasi dengan normal tanpa ada pembajakan. "Pada hari Minggu (28/2) akun saya dibajak hanya berlangsung beberapa jam saja, cepat saya urus dan sekarang sudah kembali normal," ujarnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: