Pantau Flash
Bamsoet Disuntik Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua
Total Kasus Positif COVID-19 RI Capai 1.037.993 per 28 Januari 2021
Dua Kantor Swasta di Surabaya Terapkan Denda Rp250 Ribu bagi Karyawan Tak Pakai Masker
Jenderal Wismoyo Arismunandar Tutup Usia, Mantan KASAD dan Ipar Soeharto
Uji Klinis Fase 1 Vaksin Merah Putih Pertengahan 2021

Wakil Ketua Komisi IV DPR Ajak Masyarakat Hargai Jerih Payah Petani

Headline
Wakil Ketua Komisi IV DPR Ajak Masyarakat Hargai Jerih Payah Petani Ilustrasi: Petani memasukkan hasil panen padi ke dalam karung di desa Sudimoro, Boyolali, Jawa Tengah . (Foto: Antara/Mohammad Ayudha)

Pantau.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk merangkul dan menghargai jerih payah para petani di seluruh Indonesia. Menurutnya, para petani merupakan sosok penting di balik keberhasilan pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara.

"Untuk itu kita tidak boleh membiarkan petani berjalan sendiri. Kita harus merangkul para petani karena berkat mereka pangan kita terpenuhi," ujar Dedi, Selasa, (12/1/2021).

Baca juga: Kementan Remajakan RPH untuk Perkuat Hilirisasi Peternakan

Dedi mengatakan, petani merupakan tulang punggung sekaligus ujung tombak dari keberhasilan pembangunan pertanian saat ini. Karena itu, dia mendorong bantuan yang selama ini dijalankan pemerintah terus didistribusikan secara masif.

"Bantuan langsung di tiap-tiap daerah sangat diperlukan. Tidak perlu pelatihan-pelatihan tapi langsung terjun ke lapangan karena pertanian memang bicara soal lapangan," katanya.

Sementara itu, Vice President Micro Business Policy Division Bank BRI, Fita Arisanti menyampaikan terima kasih atas usaha dan kerja keras para petani dan jajatan Kementerian Pertanian yang terus berkolaborasi mewujuskan pertanian maju, mandiri dan modern. Karena itu, dia menyebut, penyaluran bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2021 akan meningkat sebesar Rp57,34 triliun.

Baca juga: Soal Harga Kedelai, Komisi IV DPR Apresiasi Langkah Cepat Kementan

"Ke depan kami siap menambah KUR di tahun 2021 dan ini bisa semakin dimanfaatkan dengan baik oleh petani," pungkas Fita.

Sebagai informasi, realisasi KUR 2020 tercatat telah mencapai target, dimana angka sebelumnya hanya Rp 50 triliun, kini sudah terealisasi sebesar Rp. 55,07 triliun. Dengan begitu total realisasi KUR yakni sebesar 110,13 persen.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: