Forgot Password Register

Headlines

Wacana Impor Dosen Asing Bergulir, Ketua DPR: Harus Hati-hati

Bambang Soesatyo. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari) Bambang Soesatyo. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)

Pantau.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan pihaknya lebih mengutamakan dosen Indonesia yang sudah ada ketimbang fokus pada wacana Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang akan mendatangkan 200 dosen asing.

"Adanya dosen asing yang penting kita harus menyikapinya dengan hati-hati, yang pasti diutamakan adalah bagaimana mementingkan dosen-dosen kita sendiri sekaligus juga mementingkan kualitasnya," ujar Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Baca juga: Ketua DPR Minta Amien Rais Tahan Diri Tak Pantik Kegaduhan Politik

Meski begitu, politisi yang berasal dari Partai Golkar itu tak menampik bahwa untuk beberapa mata kuliah khusus atau tertentu, memang dibutuhkan bantuan dosen yang berasal dari luar Indonesia untuk mengaplikasikan mata kuliah khusus itu kepada para mahasiswa.

"Memang tidak bisa dipungkiri bahwa kita memerlukan pengetahuan-pengetahuan yang luas dan mumpuni terhadap pendidikan kita dan ini mesti diatur sedemikian rupa sehingga tidak merugikan dosen kita. Untuk mata kuliah tertentu mungkin saja memerlukan keahlian khusus yang tidak ada di tanah air," ujarnya.

Baca juga: Ogah Jadi Menteri, Abraham Samad Sebut Jabatan Ketua KPK Lebih 'Mentereng'

Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Riset Dikti) Mohamad Nasir berencana akan mengimpor  200 tenaga dosen asing agar masuk reputasi dunia di bidang pendidikan.

"Salah satu indikator pengukurannya (reputasi dunia) adalah staff mobility. Staff mobility ini adalah dosen asing masuk ke Indonesia, demikian pula sebaliknya Indonesia di luar negeri," kata Nasir di Gedung Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi, Jakarta, Selasa, 10 April 2018. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More