Forgot Password Register

Swedia Dakwa Mata-mata Pengungsi Tibet

Ilustrasi Bendera Swedia (Foto: Pixabay) Ilustrasi Bendera Swedia (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Swedia mendakwa seorang pria yang memata-matai orang-orang Tibet di pengasingan yang bekerja untuk dinas keamanan China. Saat ini terdapat sekitar 140 orang Tibet di Swedia yang diduga dimata-matai aktivitasnya.

"Pria itu didakwa mengumpulkan informasi tentang rumah orang-orang Tibet di pengasingan, situasi keluarga, aktivitas politik, dan pertemuan-pertemuan mereka," kata jaksa penuntut Mats Ljungqvist, Rabu (11/4/2018).

Baca juga: Nekat Loncat dari Gedung Tertinggi di China, Pria Ini Berurusan dengan Polisi

Ia kemudian menyerahkan informasi ini ke seorang agen keamanan China.

"Ini kejahatan sangat serius," kata Ljungqvist. 

Meski begitu, ia tidak membeberkan secara detail mengenai identitas terdakwa itu. Saat dimintai tanggapannya, pihak kedutaan besar China di Stockholm menolak berkomentar.

Baca juga: Pesawat Militer Aljazair Jatuh, 257 Orang Meregang Nyawa

Pasukan China masuk ke Tibet pada tahun 1950 dan mengambil alih kendali dengan dalih 'pembebasan damai'.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia dan mereka yang di pengasingan mengutuk tindakan represif China di Tibet. Para aktivis HAM mengatakan, China kerap melakukan intimidasi terhadap warga Tibet untuk menancapkan dominasinya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More