Forgot Password Register

Soal 'Skimming', BRI Dapat Wejangan Serius dari Bank Indonesia

Bank Indonesia (BI). (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi) Bank Indonesia (BI). (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Bank Indonesia (BI) memanggil pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) terkait laporan hilangnya saldo rekening nasabah BRI. Deputi Gubernur BI, Erwin Rijanto mengatakan BRI sudah mengakui adanya pembobolan ATM dengan teknik skimming.

"Terkait dengan itu karena itu juga menyangkut ke sistem pembayaran, kami sudah concern, kami sudah memanggil dari bank-nya, memang itu terjadi beberapa skimming terhadap beberapa nasabah Simpedes," ujarnya saat ditemui di Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3/2018).

Menurutnya, pihak BRI sudah berkomitmen untuk menyelesaikan kasus tersebut. Dan berjanji untuk menangani kartu debit yang terkena pembobolan.

"Emang kelihatannya dari BRI sendiri itu komit untuk mengatasi permasalahan tersebut, antara lain (berkomitmen) kalau itu terbukti memang (korban) skimming akan diganti oleh BRI," katanya.

Baca juga: Polisi Temukan 1.447 Kartu ATM dari Pelaku 'Skimming' Bank BRI

Erwin juga meminta agar BRI mempercepat peralihan dari magnetic stripe menjadi chip pada kartu debit Simpedes.

"Di samping itu BRI juga berjanji untuk mempercepat terkait dengan (migrasi sistem), karena ini yang bisa di-skimming itu adalah kartu-kartu debit yang menggunakan magnetic stripe. Jadi dia memang secara ketentuan kalau untuk saldo yang di bawah Rp5 juta itu masih diperkenankan untuk menggunakan magnetic stripe," katanya.

"Tapi dengan adanya kejadian ini keliatannya BRI sudah komit untuk mempercepat migrasinya kepada chip (integrated circuit)," imbuhnya.

Baca juga: Polisi Bekuk Sindikat Internasional Pembobol Bank BRI

Share :
Komentar :

Terkait

Read More