Forgot Password Register

Headlines

Rusia Klaim Angkatan Militer Suriah Tembak Jatuh 71 Rudal AS dan Sekutu

Peluru kendali yang disiapkan Inggris untuk menghantam Suriah. (Foto: Reuters) Peluru kendali yang disiapkan Inggris untuk menghantam Suriah. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Amerika Serikat, Inggris dan Prancis terus memborbardir pusat senjata kimia di Suriah. Hal ini buntut ketegangan serangan kimia di Douma, Ghouta Timur, SAbtu 7 April lalu.

Melansir AFP, Sabtu (14/4/2018), Letnan Jendral sergey ridskoy mengatakan setidaknya ada 103 rudal termasuk tomahawk ditembakkan pada beberapa target di Suriah. 71 rudal yang berhasil dihalau angkatan militer Suriah.

"Rusia telah membantu sistem angkatan udara Suriah. Selanjutkan selama enam bulan ke depan akan terus ditingkatkan, kata rudskoy.

Baca juga: Trump Perintahkan Militer AS Gempur Pusat Senjata Kimia Suriah

Kementerian pertahanan Rusia mengungkapkan, Suriah menggunakan sistem canggih buatan Uni Soviet. Seperti s-125, s-200, 2k12 KIB dan rudal buk untuk mengusir serangan.

Rudskoi menegaskan tidak ada laporan korban jiwa dari kalangan sipil maupun militer akibat serangan udara itu. 

Sebelumnya Pantau.com berikan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan pelaksanaan serangan dengan menargetkan kemampuan senjata kimia Presiden Suriah Bashar al-Assad. 

"Saya baru saja memerintahkan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat untuk melakukan serangan secara tepat terhadap target-target yang berhubungan dengan kemampuan senjata kimia diktator Suriah Bashar al-Assad," kata Trump dalam pidato yang disiarkan televisi dari Gedung Putih.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More